Alasan pengumuman hasil sidang isbat awal Ramadan telat 40 menit setelah masuk waktu Isya, Menteri Agama ungkap menunggu hasil pantauan hilal di Aceh

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Sabtu, 1 Maret 2025 | 16:51 WIB
Menteri Agama Nasaruddin Umar saat sedang mengumumkan hasil sidang isbat awal Ramadhan pada Jumat, 28 Februari 2025 (Instagram/bimasislam)
Menteri Agama Nasaruddin Umar saat sedang mengumumkan hasil sidang isbat awal Ramadhan pada Jumat, 28 Februari 2025 (Instagram/bimasislam)

GENMILENIAL.ID - Pemerintah telah mengumumkan awal Ramadan yang jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025.

Penetapan dari pemerintah setelah Kementerian Agama menggelar sidang isbat yang dilakukan pada Jumat, 28 Februari 2025.

Namun, pengumuman penetapan 1 Ramadan 1446 Hijriah ini menuai kegaduhan di sosial media dari warganet.

Pasalnya, ada keterlambatan dari Kemenag saat menggelar konferensi pers untuk mengumumkan awal Ramadan.

Baca Juga: Sempat akan dibantu presiden, ternyata ini yang menyebabkan Sritex tutup dan PHK seluruh karyawannya

Kemenag menggelar konferensi pers setelah waktu shalat Isya

Konferensi pers dari Kemenag ini seharusnya digelar pada 19.00 WIB.

Kenyataannya, pengumuman kepada publik baru disiarkan pada 19.40 WIB, di mana itu sudah melewati waktu Isya.

Sebelum memasuki 1 Ramadan, umat muslim akan langsung melakukan shalat tarawih pertama setelah shalat Isya berjamaah pada tanggal 29 Sya’ban 1446 Hijriah atau Jumat, 28 Februari 2025.

Karena pengumuman yang terlambat dari pemerintah, ada jeda sekitar 40 menit bagi masyarakat Indonesia yang mengikuti keputusan Kemenag untuk bisa memulai shalat tarawih pertama.

Baca Juga: Sritex PHK 8.400 karyawan dinyatakan resmi tutup total 1 Maret 2025, Ketua SPSI ungkap perkara gaji molor

Alasan Kemenag terlambat mengumumkan 1 Ramadhan 1446 Hijriah

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan jika keterlambatan pengumuman hasil sidang isbat karena harus menunggu hasil pemantauan hilal di Aceh.

“Kami sampaikan bahwa agak sedikit mundur menyampaikan penyampaian ini karena kami harus menunggu wilayah yang paling barat di Aceh,” ujar Nasaruddin dalam konferensi pers sidang isbat di kantor Kemenag Jakarta pada Jumat, 28 Februari 2025.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Sumber: muhammadiyah.or.id, YouTube Bimas Islam TV

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X