Menag Nasaruddin Umar tanggapi isu kuota haji 2026: Jangan buat resah, semua berjalan lancar

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Minggu, 15 Juni 2025 | 22:12 WIB
Menteri Agama Nasaruddin Umar saat melakukan rapat evaluasi penyelenggaraan ibadah haji 1446 H di kantor Urusan Haji Indonesia di Makkah pada 9 Juni 2025 (Instagram/nasaruddin_umar)
Menteri Agama Nasaruddin Umar saat melakukan rapat evaluasi penyelenggaraan ibadah haji 1446 H di kantor Urusan Haji Indonesia di Makkah pada 9 Juni 2025 (Instagram/nasaruddin_umar)

GENMILENIAL.ID - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan bahwa tidak pernah ada pembahasan resmi terkait pemangkasan kuota haji Indonesia hingga 50 persen untuk tahun 2026.

Ia meminta publik tidak menyebarkan isu yang dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Pernyataan ini disampaikan Menag menanggapi kabar yang sebelumnya dilontarkan oleh Badan Penyelenggara (BP) Haji, terkait kemungkinan pengurangan kuota akibat evaluasi terhadap kinerja Kementerian Agama dalam penyelenggaraan haji 2025.

Baca Juga: Menag Nasaruddin Umar bantah isu pengurangan 50 persen kuota haji 2026: Tidak pernah ada pembahasan itu

“Saya tidak pernah mendengarkan isu itu, beberapa kali kami rapat, tidak pernah ada pembahasan seperti itu,” ujar Nasaruddin di Madinah, sebagaimana dikutip dari laman resmi Kemenag, Minggu, 15 Juni 2025.

Menag menekankan bahwa hubungan bilateral antara Indonesia dan Arab Saudi tetap berjalan sangat baik.

Ia juga mengakui bahwa meski terdapat kekurangan dalam operasional haji, hal itu wajar terjadi, mengingat tidak ada negara yang sempurna.

“Hubungan kita dengan pemerintah Saudi Arabia sangat baik, memang ada kekurangan, tapi semua negara juga punya kelemahan. Tidak ada yang sempurna,” ujarnya.

Baca Juga: Soal katering telat, BPKH Limited beri kompensasi kepada 20 ribu jemaah haji Indonesia dengan dua skema pembayaran

Lebih lanjut, Nasaruddin mengimbau semua pihak untuk tidak menggiring opini yang justru dapat memperkeruh suasana.

Ia memastikan seluruh proses layanan jemaah berjalan dengan baik.

“Mari kita jujur melihat kenyataan, jangan membuat masyarakat resah karena di sini semua berjalan lancar, tidak ada sesuatu yang genting, tidak ada kiamat di dalam kiamat,” tegasnya.

Ia pun memberikan apresiasi terhadap kerja keras petugas haji yang terus memberikan pelayanan maksimal bagi jemaah, meskipun menghadapi tantangan cuaca ekstrem di Makkah.

Baca Juga: Jatuhnya pesawat Boeing di Ahmedabad tambah daftar panjang insiden fatal penerbangan India

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Sumber: Kemenag

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X