Soal katering telat, BPKH Limited beri kompensasi kepada 20 ribu jemaah haji Indonesia dengan dua skema pembayaran

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Minggu, 15 Juni 2025 | 21:47 WIB
Foto cover makanan yang disiapkan oleh BPKH Limited untuk jemaah haji Indonesia (kemenag.go.id)
Foto cover makanan yang disiapkan oleh BPKH Limited untuk jemaah haji Indonesia (kemenag.go.id)

GENMILENIAL.ID - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Limited menyampaikan permintaan maaf kepada para jemaah haji Indonesia terkait kendala layanan konsumsi pasca puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), khususnya pada 14–15 Zulhijjah 1446 H atau 10–11 Juni 2025.

Masalah yang terjadi berupa keterlambatan serta distribusi makanan yang tidak merata di sejumlah hotel di Makkah.

BPKH Limited menjelaskan bahwa gangguan ini disebabkan oleh kendala operasional di sejumlah mitra dapur lokal yang bertanggung jawab atas penyediaan makanan bagi jemaah.

Baca Juga: Jatuhnya pesawat Boeing di Ahmedabad tambah daftar panjang insiden fatal penerbangan India

“Kami memohon maaf sebesar-besarnya kepada para jemaah atas keterlambatan layanan konsumsi pada hari pertama pasca Armuzna,” ujar Direktur BPKH Limited, Sidiq Haryono, dikutip dari laman resmi Kementerian Agama, Minggu, 15 Juni 2025.

Menurutnya, pihak BPKH Limited yang bekerja sama dengan 15 mitra dapur di Makkah telah mengambil langkah cepat dengan mendistribusikan makanan pengganti seperti nasi bukhari, shawarma, dan makanan siap saji (RTE).

Menindaklanjuti arahan Menteri Agama, Nasaruddin Umar, BPKH Limited juga menyiapkan kompensasi uang tunai bagi para jemaah yang terdampak.

Baca Juga: Saham Boeing langsung anjlok usai insiden jatuhnya pesawat Air India di Ahmedabad

Adapun nilai kompensasi yang diberikan adalah 10 riyal (sekitar Rp43.000) untuk makan pagi, dan 15 riyal (sekitar Rp64.000) untuk makan siang dan malam.

Chief Operating Officer BPKH Limited, Iman Ni’matullah, menyebut ada dua skema pembayaran kompensasi.

Jika jemaah masih berada di Arab Saudi, uang akan dibagikan langsung di lokasi. Namun jika jemaah sudah kembali ke Tanah Air, kompensasi akan dikirimkan langsung ke rekening masing-masing.

“Apabila jemaah tak ada waktu karena persiapan pulang ke Tanah Air, maka Insya Allah akan kirimkan melalui rekening masing-masing jemaah,” jelas Iman saat penyerahan uang kompensasi di Hotel 614, Makkah.

Baca Juga: Kemlu pastikan tak ada WNI jadi korban dalam insiden jatuhnya pesawat Air India di Ahmedabad

Diperkirakan ada sekitar 20 ribu jemaah haji yang berhak menerima kompensasi ini, dengan total dana yang disiapkan mencapai 900 ribu hingga 1,5 juta riyal Saudi, atau setara dengan Rp3,8 miliar hingga Rp6,4 miliar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Sumber: Kemenag

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X