Kasus tewasnya dokter Aulia, IDI soroti fenomena yang terjadi di dalam dunia pendidikan dokter spesialis

photo author
Abdul Rouf, Genmilenial
- Kamis, 19 September 2024 | 22:01 WIB
DR. Dr. Darmono SS. MPH, SpGK, Ikatan Dokter Indonesia (IDI)
DR. Dr. Darmono SS. MPH, SpGK, Ikatan Dokter Indonesia (IDI)

GENMILENIAL.IDFenomena perundungan yang diungkap ibunda dari Dokter Aulia dalam Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Universitas Diponegoro (UNDIP) telah mendapatkan perhatian khusus dari organisasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Terkhusus, IDI menyoroti fenomena stress yang dialami dokter residen atau dokter umum yang sedang melaksanakan pendidikan dokter spesialis.

Pendidikan dokter spesialis dari kacamata IDI

Berdasarkan penelitian 'Kemelut Depresi Calon Dokter Spesialis' oleh Darmono pada April 2024, mengungkap ihwal program pendidikan dokter spesialis.

Darmono mengklaim hubungan senior dan junior dalam pendidikan magang merupakan hubungan kekeluargaan.

Baca Juga: Kasus perundungan di UNDIP, Ibunda dokter Aulia sebut kematian anaknya akibat kerja yang dipaksa pihak PPDS

Menurutnya, hubungan kekeluarga itu berpengaruh dalam proses pematangan diri sebagai dokter.

"Proses pematangan diri sebagai dokter sebenarnya merupakan hubungan dialektis aktif, yang menjadi wujud aktualisasi diri dan proses beradaptasi dalam melayani orang sakit," kata Darmono.

Tantangan dalam mengikuti pendidikan dokter

Darmono mengatakan, ketika peserta mengikuti pendidikan dokter setelah melalui saringan yang ketat, mereka diwajibkan mempunyai kemampuan akademis.

Selain itu, peserta juga dituntut mampu menjaga moral dan etika, serta mempunyai keterampilan tinggi. 

Baca Juga: 8 Manfaat konsumsi air rebusan daun kelor bagi kesehatan

Hal ini juga termasuk dalam sinergi ajaran lisan dan tulisan yang menjadi budaya kerja sebagai dokter.

"Seorang calon dokter spesialis harus mampu membagi waktu untuk pendidikan, keluarga, dan bahkan lingkungan kerja yang penat, ketat, dan padat," tegasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Abdul Rouf

Sumber: IDI Org

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X