Baca Juga: Dari maggot hingga TPS 3R: Gerakan akar rumput Subang mengubah sampah jadi solusi
Romo FX. Sigit Setyantoro menyatakan dukungannya terhadap langkah FKUB. Ia menyebut pentingnya umat beragama tidak hanya menjalankan hak, tetapi juga kewajiban sebagai warga negara agar tercipta kehidupan yang rukun dan harmonis.
Senada dengan itu, Pendeta Roni Wowor menyebut bahwa sikap FKUB merupakan bentuk kejelasan dari umat beragama di Kabupaten Subang untuk menolak kegiatan keagamaan yang melanggar aturan.
FKUB berharap agar pernyataan sikap ini menjadi landasan untuk menjaga kedamaian dan kerukunan umat beragama di Kabupaten Subang.***
Artikel Terkait
Seminar FKUB Subang, Kapolres dan Dandim 0605 Subang sampaikan pesan moderasi beragama dan pluralisme
Pembangunan Rumah Ibadah, Ketua FKUB Subang sebut terkait SKB 2 Menteri, seperti ini penjelasanya
Jaga kondusifitas jelang Pilkada 2024, FKUB Subang akan gelar dialog moderasi beragama
FKUB Subang gelar moderasi beragama jelang Pilkada 2024, Dr. Imran sebut pentingnya peran pemimpin agama untuk menetralisir hal yang tidak diinginkan
Masyarakat adat dan FKUB, Budiono Ilyas : Kita ingin merangkul institusi yang berkaitan dengan itu, walaupun secara tupoksi bukan ranah FKUB
FKUB Subang: Penista agama berlindung dibalik aliran kepercayaan
FKUB Subang nyatakan sikap tegas tolak syiar door to door Saksi-Saksi Yehuwa