Ini dilakukan bersama Kementerian ATR/BPN dan Kementerian Pertanian demi menghindari tumpang tindih lahan di masa depan.
Langkah ini menandai perubahan pendekatan: dari pasif administratif menjadi aktif strategis. Tak hanya untuk menaikkan nilai aset daerah, tapi juga sebagai langkah nyata membangun pemerintahan yang transparan, bersih, dan bertanggung jawab.
Artikel Terkait
Bupati Subang geram atas kekerasan terhadap jurnalis: Minta usut tuntas dan warga tak main hakim sendiri
Bupati Subang ungkap target pembangunan dalam acara 'Ngobras' bareng Aa Sule
Wakil Bupati Subang serahkan SK Dewan Pendidikan periode 2025–2030
Bupati Subang tandatangani kesepakatan bersama pengelolaan jalan dan PJU, optimis jalan mulus 2027 tercapai
Bupati Subang dukung program e-Vita, targetkan tekan pengangguran lewat pelatihan SDM
Subang menuju arah baru: Bupati Kang Rey gaungkan semangat kolaborasi dalam perencanaan pembangunan 2025–2029
DPRD Subang serahkan rekomendasi LKPJ 2024, Kang Rey: Ini wujud check and balance