“Ya (ada penyitaan obat bius dan kondom bersperma),” kata Surawan ketika dikonfirmasi sebelumnya.
Baca Juga: ESAI: Dinamika ketertarikan dan meninggalkan agama di negara-negara maju
Pihak Universitas Padjadjaran turut angkat suara mengenai status pelaku yang memang merupakan peserta didik yang sedang menjalani pendidikan spesialis di rumah sakit tersebut.
Unpad memastikan telah mengambil langkah tegas terhadap pelaku.
“Karena terduga merupakan PPDS yang dititipkan di RSHS dan bukan karyawan RSHS, maka penindakan tegas sudah dilakukan oleh Unpad dengan memberhentikan yang bersangkutan dari program PPDS,” tegas Unpad melalui siaran pers resmi pada Rabu, 9 April 2025.
Dengan penanganan yang kini berjalan di tangan kepolisian dan sanksi akademik yang telah dijatuhkan, kasus ini masih terus menjadi perhatian publik, terutama dalam mendorong perlindungan terhadap korban dan reformasi etik di dunia medis.***
Artikel Terkait
Mahasiswi Fikom UNPAD lakukan observasi dan wawancara dengan media online GenMilenial.id untuk tugas mata kuliah komunikasi massa
Kasus perundungan di UNDIP, Ibunda dokter Aulia sebut kematian anaknya akibat kerja yang dipaksa pihak PPDS
Bukan efek langsung, ini korelasi Covid-19 sebabkan bopeng di wajah seperti yang diucapkan doktif
Rapat bareng DPR, begini klaim doktif terkait modus penipuan skincare tomat putih yang diduga dilakukan dokter Richard Lee
Doktif klaim skincare dokter Richard Lee relabelling produk lain saat rapat bersama DPR: Beliau duta stiker
Polda Jabar bongkar identitas peserta PPDS Unpad yang diduga perkosa keluarga pasien di RSHS: Spesialis anestesi
Komentar Dirut RSHS Bandung soal peserta PPDS Unpad diduga perkosa keluarga pasien: Otak kriminal, bukan belajar