Sebelumnya, Prabowo menyebut penghapusan kuota impor itu untuk produk-produk menyangkut hajat hidup orang banyak.
"Saya kasih perintah hilangkan kebijakan kuota-kuota impor utamanya untuk barang yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Siapa yang mampu, siapa yang mau impor silakan, bebas," sebut Prabowo dalam Sarasehan Ekonomi di Jakarta, pada Selasa, 8 April 2025.
Prabowo menilai kebijakan ini dilakukan untuk memberikan angin segar kepada dunia usaha.
Terkhusus, kebutuhan importasi yang mau dilakukan misalnya untuk bahan baku dan sebagainya lebih baik dimudahkan saja.
Baca Juga: Kebijakan Trump ternyata untungkan salah satu ‘harta karun’, Indonesia bisa raup untung besar
"Ini kita upayakan untuk merampingkan memudahkan iklim usaha, bikin supaya pengusaha dimudahkan," terang Prabowo.
"Pengusaha itu ciptakan lapangan kerja. Dia adalah pelaku yang paling depan. Oke dia boleh cari untung nggak ada masalah, tapi kita minta pengusaha bayar pajak yang bener," tungkasnya.***
Artikel Terkait
Presiden Prabowo langsung instruksikan efisiensi usai berkunjung ke kantor Badan Gizi Nasional, Kepala BGN pastikan MBG tetap aman
Klaim BGN kerja cepat untuk MBG, Presiden Prabowo beri target minimal 6 juta penerima manfaat hingga akhir Juli
Presiden Prabowo target percepatan pemerataan penerima manfaat MBG, Kepala BGN: Butuh Rp25 triliun per bulan
Mana yang benar, dipecat atau mengundurkan diri? begini pengakuan Satryo Soematri usai pengumuman reshuffle pertama kepemimpinan Presiden Prabowo
Alasan Presiden Prabowo mengajak para mantan Presiden mengawasi Danantara: Dijaga figur yang cinta Indonesia
Mahfud MD akui pernah ada diskusi soal menambah usia pensiun TNI dengan Presiden Prabowo dan bandingkan dengan Amerika Serikat
Disebut akan segera bertemu bahkan tawarkan opsi kerja sama, PDIP berencana undang Presiden Prabowo ke Kongres PDIP