GENMILENIAL.ID - Harga batu bara dunia kembali naik signifikan dan memberikan angin segar bagi Indonesia, eksportir batu bara terbesar di dunia.
Kenaikan ini terjadi usai Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menandatangani empat perintah eksekutif yang bertujuan menghidupkan kembali industri batu bara di AS.
Berdasarkan data Refinitiv, harga batu bara pada Selasa 8 April 2025 tercatat sebesar US$100,25/ton atau sekitar Rp2 juta/ton naik 1,37 persen dibandingkan sehari sebelumnya.
Ini merupakan apresiasi dua hari berturut-turut dengan penguatan total 2,3 persen.
Uniknya, batu bara menjadi satu-satunya sumber energi yang menguat, saat harga minyak dan gas mengalami penurunan tajam.
Langkah Trump diyakini akan memperbesar permintaan terhadap batu bara dunia.
"Hari ini, kami mengambil tindakan bersejarah untuk membantu para pekerja Amerika, penambang, keluarga, dan konsumen," kata Trump dalam pidatonya di Gedung Putih.
Indonesia berpotensi menjadi pihak yang diuntungkan dari kebijakan ini.
Pasalnya, negara ini memasok sekitar 405,76 juta ton batu bara pada 2024, naik hampir 7 persen dari tahun sebelumnya.
Meski nilai ekspor menurun, dorongan harga yang lebih tinggi bisa mendongkrak kembali nilai ekspor tahun ini.
Selain itu, tarif impor baru yang diterapkan Trump justru dapat membuat batu bara semakin dilirik oleh negara-negara Asia sebagai sumber energi termurah.
Batu bara menyumbang 56% pasokan listrik Asia, dan berperan penting menekan biaya produksi di tengah tekanan ekonomi global.
Artikel Terkait
Benarkah tarif 32 persen AS ke Indonesia adalah bentuk balas dendam Trump? ini alasannya
Menyoal kebijakan tarif impor Trump, Prabowo: Kita akan cari jalan keluar
Sri Mulyani sebut tarif resiprokal Donald Trump tak masuk akal: Semua ekonom tak bisa memahami
Luhut klaim Indonesia tak perlu khawatir berlebihan soal kebijakan tarif Trump: Pengalaman kita menangani kasus besar sudah cukup banyak
Tarif resiprokal Presiden AS Donald Trump berlaku sejak Rabu 9 April 2025, termasuk aturan impor 104 persen ke China
Gegara larang produk daging babi dari AS, Australia kena tarif resiprokal Donald Trump sebesar 10 persen
Trump bangkitkan batu bara yang juga untungkan Indonesia, langkah mundur di tengah krisis iklim global?