Baca Juga: PNS yang tidak libur saat lebaran bisa diganti cuti di hari lain, ini syaratnya
“Hanya dua jam setelah kejadian, para pelaku berhasil ditangkap. Kami sampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya,” katanya.
Dadang juga menekankan pentingnya etika jurnalis dalam bekerja serta pemahaman masyarakat terhadap tugas jurnalis.
“Wartawan selalu membawa identitas resmi. Bila ada keberatan terhadap wartawan, silakan lapor ke organisasi seperti IWO, PWI, atau IJTI,” imbuhnya.
IWOI Subang menyatakan siap mengawal proses hukum kasus ini hingga tuntas dan berharap tidak ada lagi kekerasan terhadap jurnalis.
“Kami sepakat mengawal proses hukum terhadap rekan kami, dan berharap ini menjadi akhir dari kekerasan terhadap insan pers,” tutup Dadang.***
Artikel Terkait
ESAI: Jurnalis bukan musuh, tapi pilar demokrasi
Pengeroyokan jurnalis di Subang: Hadi Hadrian jadi korban, lima terduga pelaku diamankan polisi
Anggota DPRD Jabar Bayu Satya Prawira kutuk keras kekerasan terhadap jurnalis di Subang
Bupati Subang geram atas kekerasan terhadap jurnalis: Minta usut tuntas dan warga tak main hakim sendiri
Ketua DPRD Subang kecam kekerasan terhadap jurnalis: Usut tuntas, jangan main hakim sendiri
Kekerasan terhadap jurnalis di Subang, LSM AKSI tegaskan tak ada yang kebal hukum
Polres Subang tahan lima pelaku pengeroyokan jurnalis di kandang ayam