GENMILENIAL.ID – Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Aliansi Keadilan Sosial Indonesia (AKSI), Warlan, mengecam keras aksi kekerasan yang dialami jurnalis Hadi Hadrian dari media online Hadejabar.com.
Insiden tersebut terjadi saat korban tengah menjalankan tugas peliputan di Desa Sukahurip, Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang, Rabu 9 April 2025.
"Kami sebagai lembaga masyarakat dan juga mitra para awak media sangat prihatin dengan kejadian yang menimpa saudara Hadi. Kasus penganiayaan itu harus diusut sampai tuntas," tegas Warlan kepada media, Kamis 10 April 2025.
Menurutnya, segala bentuk kekerasan terhadap insan pers merupakan tindakan yang tidak bisa dibenarkan, apa pun alasannya.
Ia menekankan bahwa Indonesia adalah negara hukum yang tidak membenarkan aksi main hakim sendiri.
“Apapun alasannya, kita tidak bisa menerima dan membenarkan kekerasan terhadap jurnalis. Negara kita adalah negara hukum, tidak ada yang kebal hukum,” ujarnya.
Warlan juga mendesak aparat penegak hukum untuk bertindak cepat dan adil dalam menangani kasus ini.
Baca Juga: Baru ketahuan, pertemuan Prabowo dan Megawati disebut tidak sembunyi-sembunyi, ada apa?
Ia berharap para pelaku kekerasan, termasuk jika ada aktor intelektual di balik peristiwa ini, dapat diproses sesuai hukum yang berlaku.
"Kami bersama Polri mendukung penuh pengungkapan kasus ini hingga tuntas," tambahnya.
Sebelumnya, Hadi Hadrian diduga menjadi korban pengeroyokan oleh enam orang yang disebut-sebut sebagai preman saat melakukan konfirmasi terkait dugaan pencemaran lingkungan oleh sebuah kandang ayam.
Akibat kejadian itu, Hadi mengalami luka serius di kepala, wajah, dan dada, serta harus mendapatkan perawatan intensif di RSUD Subang.***
Artikel Terkait
Temu silaturahim dengan jurnalis Subang, Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah paparkan realisasi program Ansyithah Ramadan 1446 H
Bukber dan ngopi perdana pasca dilantik, Kang Rey ajak jurnalis Subang kolaborasi strategis bangun daerah: Ada keluhan masyarakat, tolong sampaikan
Kekerasan terhadap jurnalis di Subang: Luka fisik dan luka bagi kebebasan pers
Pengeroyokan jurnalis di Subang: Hadi Hadrian jadi korban, lima terduga pelaku diamankan polisi
Anggota DPRD Jabar Bayu Satya Prawira kutuk keras kekerasan terhadap jurnalis di Subang
Bupati Subang geram atas kekerasan terhadap jurnalis: Minta usut tuntas dan warga tak main hakim sendiri
Ketua DPRD Subang kecam kekerasan terhadap jurnalis: Usut tuntas, jangan main hakim sendiri