Salah satunya adalah ketika prosesi lamaran berlangsung, J justru tidak hadir dan hanya diwakili oleh keluarganya.
"Bahkan, sudah ada prosesi lamaran kemarin," ujar Subpraja, dalam keterangannya yang dikutip pada Sabtu 29 Maret 2025.
"Posisi lamaran itu, yang bersangkutan (J) tidak hadir, diwakilkan informasinya, mamaknya dan abangnya," lanjutnya.
Subpraja juga mengakui bahwa dirinya belum pernah bertemu langsung dengan tersangka.
"Kalau saya pribadi tidak mengenal dengan pelaku. Kalau saudari saya atau adik saya memang sudah mengenal," ungkapnya.
Setelah lamaran berlangsung, keluarga pun mulai melakukan berbagai persiapan untuk pernikahan Juwita dan sang kekasih.
"Dari kami pribadi, memang sudah ada mempersiapkan (prosesi pernikahan) sedikit demi sedikit," tutur Subpraja.
"Rencananya bulan Mei (pernikahan), tapi tanggal pastinya saya nggak tahu," tambahnya.***
Artikel Terkait
Keluarga Juwita berharap pelaku pembunuhan yang diduga oknum TNI AL diproses secara transparan dan dihukum mati
Diduga oknum TNI AL pelaku pembunuh Juwita adalah pacarnya sendiri, keluarga ungkap rencana pernikahan bulan Mei 2025
Ada perbedaan informasi yang diterima Mabes TNI terkait dugaan oknum anggotanya jadi pelaku pembunuhan Juwita
Kejanggalan kematian Juwita jurnalis Banjarbaru, warga sekitar curigai tidak ada tanda kecelakaan
Kejanggalan kematian Juwita, jurnalis Banjarbaru jadi perhatian, pihak kepolisian lakukan penyidikan
Curigai meninggalnya jurnalis Juwita, PWI dan AJI desak kepolisian usut tuntas dan siapkan pengacara
Terbongkar, oknum TNI AL diduga habisi jurnalis Juwita di dalam mobil: Berencana dari mau berangkat