Baca Juga: Bertemu Didit Hediprasetyo saat halal bihalal di kediaman Megawati, Ahok bongkar isi percakapannya
“Begitu sudah dipenuhi minimum dua alat bukti, harus langsung jadi tersangka, apalagi si pelaku sudah mengaku dan banyak saksi. Itu yang dipertanyakan semua pihak dan keluarga, kenapa tidak langsung tersangka?” kata Hotman Paris dalam kesempatan yang sama.
Kasus ini bermula dari penembakan yang terjadi di Kampung Karang Manik, Way Kanan, Lampung, pada Senin 17 Maret 2025.
Saat itu, tiga anggota polisi sedang melakukan penggerebekan di lokasi sabung ayam, namun malah menjadi korban penembakan oleh oknum TNI.
Sudah sembilan hari berlalu sejak insiden terjadi, tetapi hingga kini belum ada tersangka yang diumumkan.
Hal inilah yang membuat keluarga korban semakin resah dan meminta bantuan hukum kepada Hotman Paris.
Menurut Hotman, pihaknya telah menerima informasi dari seorang petinggi TNI Angkatan Darat yang menyebut bahwa dalam waktu dekat kasus ini akan segera diselesaikan.
“Memang saya tadi pagi sudah dapat bisikan dari petinggi TNI Angkatan Darat, katanya siang ini akan dibereskan. Saya tidak tahu apakah maksudnya akan resmi diumumkan sebagai tersangka, tetapi sepertinya mengarah ke sana,” jelas Hotman.
Tim Hotman 911 akan terus mengawal kasus ini dari tahap penyidikan hingga proses pengadilan agar keluarga korban mendapatkan keadilan yang layak.
Baca Juga: Pesan Ketua DPR RI saat Rapat Paripurna: Negara harus hadir tanpa menunggu rakyat memviralkan
Hotman juga mengingatkan bahwa jika dalam waktu dekat tidak ada kejelasan terkait penetapan tersangka, ia akan membawa masalah ini langsung ke Presiden Prabowo Subianto.
“Kalau tidak ada pengumuman tersangka hari ini dari TNI, apa yang kita lakukan secara prosedur hukum tidak ada. Yang kita lakukan adalah memposting tangisan keluarga ini di Instagram Hotman Paris dan akan saya kirim ke Pak Prabowo,” tegasnya.***
Artikel Terkait
Dua oknum TNI diduga terlibat dalam penembakan saat penggerebekan judi sabung ayam di Lampung menyerahkan diri, Kapendam pastikan ada sanksi
Penggerebekan judi sabung ayam tewaskan 3 polisi Lampung, 12 selongsong peluru ditemukan saat olah TKP
Ada oknumnya yang diduga terlibat, TNI ikut polri lakukan olah TKP peristiwa penembakan 3 polisi di Lampung
Hasil autopsi 3 polisi yang gugur dalam tugas penggerebekan judi sabung ayam di Lampung, terungkap peluru menembus dada dan kepala korban
Kasus judi sabung ayam di Lampung tewaskan 3 polisi, ada dugaan bagi-bagi duit ke Koramil dan Polsek
Viral di medsos nominal uang setoran yang diduga diterima aparat terkait judi sabung ayam di Lampung, dari Rp2,5 juta minta Rp20 juta per hari
Kapolda Lampung siap diperiksa jika anggotanya yang tewas terbukti terima setoran judi sabung ayam