GENMILENIAL.ID - Perkuat sinergi dan kolaborasi antar-lembaga, Komisi Informasi (KI) Jawa Barat menerima kunjungan dari tiga institusi berbeda dalam waktu yang berdekatan.
Kunjungan tersebut dilakukan oleh Komisi Informasi (KI) DKI Jakarta dan Papua Barat, Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Provinsi Jawa Barat, serta Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) Jawa Barat.
Ketiga pertemuan ini menyoroti pentingnya keterbukaan informasi publik
dan kolaborasi strategis lintas sektor.
KI DKI Jakarta dan KI Papua Barat Perkuat Sinergi dengan KI Jabar
Hari Jumat 28 Februari 2025, Ketua Komisi Informasi (KI) DKI Jakarta, Harry Ara Hutabarat, bersama Wakil Ketua KI Papua Barat, Dadan, berkunjung ke KI Jawa Barat.
Mereka diterima langsung oleh Ketua KI Jabar, Husni Farhani Mubarok, untuk membahas tantangan serta strategi dalam meningkatkan pelayanan informasi kepada masyarakat.
“Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat koordinasi serta berbagi pengalaman dalam mengoptimalkan keterbukaan informasi publik,” ujar Harry Ara.
Senada dengan Ara, Ketua KI Jabar, Husni Farhani Mubarok, menegaskan pentingnya kerja sama antar-Komisi Informasi di berbagai daerah.
"Kami sangat mengapresiasi inisiatif KI DKI Jakarta dalam memperkuat kolaborasi ini. Dengan sinergi yang baik, kita bisa menjalin kerja sama yang lebih erat serta berbagi pengalaman dalam menghadapi berbagai tantangan," ungkap Husni.
PWNA Jabar sambangi KI Jabar: Dorong literasi informasi perempuan
Pada Rabu 5 Maret 2025, Ketua PWNA Jabar, Rini Marlina, beserta jajarannya berkunjung ke KI Jabar. Mereka disambut oleh dua Komisioner KI Jabar, Nuni Nurbayani dan Erwin Kustiwan.
Pertemuan tersebut bertujuan untuk memperkuat kerja sama dalam meningkatkan keterbukaan informasi publik serta memperkuat peran perempuan dalam literasi informasi.
“Kami berharap dapat berkolaborasi dengan KI Jabar dalam meningkatkan literasi informasi di kalangan perempuan muda. Dengan keterbukaan informasi yang baik, perempuan dapat lebih berdaya dalam mengambil peran strategis di berbagai bidang,” ujar Rini Marlina.
Artikel Terkait
Tolak program swakelola PT SHS, Kelompok Tani Penggarap 306 lakukan audiensi dengan Komisi II DPRD Subang
Diduga buang limbah ke areal pesawahan, Komisi III DPRD Subang panggil para OPD terkait izin pabrik PT Ciki Jaya Plasindo
Komisi III DPRD Subang minta Dinas PUPR agar segera laksanakan realisasi APBD 2024 terkait infrastruktur, untuk RTRW, DPRD sudah bentuk pansus
Wakil Ketua Komisi VII DPR soroti kehadiran dua tokoh Ini di RDP soal pemecatan Rudy Soik oleh Kapolda NTT
Reses perdana, anggota DPRD komisi IV ini terima curhatan ibu-ibu soal pinjol dan bank emok, Sri Wahyuningsih : Kami akan buat program pemberdayaan
Kini kenakan rompi oren setelah 4 kali mangkir, Wali Kota Semarang Mbak Ita dan suaminya mantan ketua Komisi D DPRD Jawa Tengah resmi ditahan KPK
Serap berbagai aspirasi masyarakat, Ketua Komisi 3 DPRD Subang Oing Abdul Rahim gelar reses di Desa Mekarsari, Cikaum