Beberapa montir yang bekerja di bengkel kendaraan memang mengakui bahwa belakangan mereka menemukan kerak yang berlebih di ruang bakar pada kendaraan yang menggunakan Pertamax.
“Ada teman juga yang menjadi montir bercerita, pernah membuka ruang bakar kendaraan konsumen justru terkejut. Karena sudah menggunakan BBM sesuai anjuran (Pertamax RON 92,-red) tapi tetap berkerak hitam,” jelas Wijaya.
Tentu dengan adanya kasus yang dilakukan Dirut Pertamina Patra Niaga ini, Wijaya sangat menyayangkan hal tersebut.
“Semoga Pertamina segera berbenah, jangan lagi membohongi warga yang sudah taat memakai BBM Non Subsidi,” tutupnya.***
Artikel Terkait
Dinilai cederai hak konsumen BBM Pertamina, begini desakan ‘usut tuntas’ skandal dugaan Pertamax oplos demi keadilan warga RI
Merespon klaim Pertamina tentang Pertamax oplosan, Kejagung buka suara dengan menyebut fakta hukum peristiwa yang sudah terjadi
Menteri Bahlil ikut respon skandal Pertamax oplos, soal kepastian spek BBM Pertamina hingga lapor langsung ke Prabowo
Respon keresahan warga RI, DPR bakal ajak diskusi pimpinan industri kendaraan tanah air soal isu dugaan Pertamax oplosan!
Cerita guru honorer di Karawang soal skandal dugaan Pertamax oplos: Pantas mesin motor saya sering bermasalah
Masyarakat Indonesia pemakai BBM non subsidi kecewa, ternyata ini bahaya mengoplos Pertamax pada performa kendaraan
Sejalan dengan cita-cita wujudkan Pemerintahan yang bersih, Prabowo buka suara mengenai korupsi Pertamina dan Pertamax oplosan: Kita bereskan!