TNI ikut membantu pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis dan pembangunan 300 dapur sehat, KSAD: MBG tanggung jawab BGN, anggota hanya membantu

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Senin, 10 Februari 2025 | 11:27 WIB
Foto program Makan Bergizi Gratis yang dicetuskan Presiden Prabowo (Instagram/badangizinasional.ri)
Foto program Makan Bergizi Gratis yang dicetuskan Presiden Prabowo (Instagram/badangizinasional.ri)

“Badan Gizi Nasional dari sejak awal sudah bekerja sama dengan kami, bagaimana mencari lokasi, mendata siswa dan ibu hamil, tenaga, dan kendaraan. Itu yang kami bantu terus,” imbuh Maruli.

Sebelumnya juga dikabarkan kalau TNI AD juga siap diterjunkan untuk mengamankan program MBG di tiap unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPGG.

Terlebih di daerah yang sedang rawan konflik seperti di Papua di mana beberapa waktu lalu ramai tentang penolakan MBG.

Baca Juga: Trump putuskan menutup USAID, ini dampaknya bagi kesehatan di Indonesia termasuk stunting

“Karena kan situasi ini belum bagus, belum kondusif, jadi kami perlu supaya dapur-dapur ini dikerjakan oleh satuan tugas teritorialnya TNI Angkatan Darat,” kata Menteri Pertahanan (Menhan), Sjafrie Sjamsoeddin pada Selasa, 4 Februari 2025 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Hasan Nasbi, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan juga sempat menyatakan keikutsertaan TNI/Polri untuk mengamankan pelaksanaan MBG ini.

“MBG program universal yang dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Papua,” kata Hasan di Jakarta pada Rabu, 5 Februari 2025.

“Kalau ada ancaman seperti itu, mereka akan berhadapan dengan TNI atau Polri,” imbuhnya.

Biaya yang dikeluarkan untuk pembangunan dapur sehat MBG

Dalam kesempatan tersebut, Maruli mengungkapkan biaya yang diperlukan untuk membangun dapur sehat pelaksanaan program MBG ini.

Baca Juga: Mengintip sepak terjang karier Kevin Diks main bola, dari cerita petualangan bareng Garuda hingga tantangan baru di liga Jerman

“Kalau ini berjalan otomatis akan berputar ekonomi di situ. Dapur akan memerlukan beras, sayur, daging, dan sebagainya,” ujarnya.

“Kalau belajar dari penyampaian Bapak Presiden hitungannya itu bisa jadi Rp7 miliar untuk menyiapkan dapur sehat,” tambah Maruli.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X