3. Culik korban ke sebuah vila di Kabupaten Badung, Bali
Ariasandy pun menjelaskan, sekelompok orang yang disebut 'Geng Rusia' itu membawa korban dan sopirnya untuk naik ke salah satu mobil dengan tangan diborgol dengan kepala ditutup dengan penutup kepala warna hitam.
Selanjutnya, para pelaku membawa korban dan sopirnya ke sebuah vila di daerah Kuta Selatan, Kabupaten Badung.
Setiba di vila, pelaku mengambil secara paksa ponsel milik korban dan memukul korban agar bersedia mentransfer aset uang kripto ke dua akun yang diduga milik pelaku.
"Kemudian melanjutkan pemukulan serta memaksa pelapor (korban) untuk memberikan akun binance pelapor untuk diambil secara paksa aset kripto pelapor," terang Ariasandy dalam kesempatan yang sama.
"Akibat kejadian itu, korban mengalami luka di bagian telinga kanan, pergelangan tangan kanan dan kiri, luka lebam di tangan sebelah kiri," tambahnya.
Adapun, Ariasandy menyebut kerugian materi yang dialami korban akibat perampokan aset kripto itu sebesar Rp3,4 miliar.***
Artikel Terkait
Berkenalan dengan Rusia, negara besar dengan sejuta misteri
Presiden Rusia, Vladimir Putin, mantan agen KGB yang membawa Rusia jadi salah satu kekuatan global
Polsek Jalancagak amankan puluhan anggota geng motor yang terlibat tawuran di SPBU Kasomalang
Sempat jalani perawatan di RS Hamori, korban pengeroyokan geng motor meninggal dunia, Pj. Bupati harap kejadian serupa tidak terulang lagi di Subang
HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-69, Kapolri sebut geng motor masih menjadi masalah serius yang harus diselesaikan
25 Pelajar yang tergabung dalam geng ‘Avatar Mistery’ diamankan Polsek Purwadadi, sejumlah barang bukti yang disita ini bikin geleng-geleng kepala
Ramai kasus bule Jerman bos Parq Ubud di Bali, kuasai 34 SHM hingga dihuni banyak warga Rusia