Satu tersangka ditangkap saat hendak ke Dubai, begini geliat polisi usut tuntas kasus geng rampok Rusia terhadap WNA Ukraina di Bali

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Minggu, 2 Februari 2025 | 05:33 WIB
Keterangan polisi terkait kasus geng rusia yang menculik WNA Ukraina di Bali (kiri) dan potret video amatir yang viral di medsos (kanan) (X.com/@PoldaBali - @auxiliarywits)
Keterangan polisi terkait kasus geng rusia yang menculik WNA Ukraina di Bali (kiri) dan potret video amatir yang viral di medsos (kanan) (X.com/@PoldaBali - @auxiliarywits)

Unggahan Instagram Politisi Ni Luh Djelantik terkait kasus perampokan ‘Geng Rusia’ terhadap WNA Ukraina di Bali
Unggahan Instagram Politisi Ni Luh Djelantik terkait kasus perampokan ‘Geng Rusia’ terhadap WNA Ukraina di Bali (Instagram.com/@nuluhdjelantik)

Terkait kasus ini, berikut sejumlah kronologi perampokan yang dilakukan oleh sekelompok Geng Rusia terhadap seorang WNA Ukraina di Bali:

1. Curi aset kripto korban sebesar Rp3,4 miliar

Kasus perampokan yang diduga dilakukan oleh 'Geng Rusia' kepada seorang WNA asal Ukraina berinisial LL ini menuai sorotan warganet di media sosial (medsos). 

Baca Juga: Modifikasi cuaca dilakukan di Jawa Tengah untuk mengurangi intensitas hujan, inilah beberapa wilayah yang juga lakukan hal serupa

Tampak dalam sebuah rekaman video yang beredar, seorang WNA Ukraina dan sopirnya menjadi korban penculikan, dan dikabarkan aset kripto sekitar Rp3,4 miliar oleh sekelompok geng kriminal itu.

Terkait kasus perampokan 'Geng Rusia' yang viral di medsos, Ariasandy memastikan pihaknya tengah mengusut secara tuntas dengan berbagai proses penyelidikan oleh Polda Bali.

"Kasusnya sementara ditangani Ditreskrimum Polda Bali dan pelaku masih dalam lidik," terangnya.

2. Mobil korban dihadang dari depan dan belakang

Dalam kesempatan yang sama, Ariasandy menuturkan kronologi kasus penculikan dan perampokan ini bermula pada tanggal 15 Desember 2024 lalu.

Baca Juga: Film Insidious 6 tunda tanggal tayang, penonton setia cerita horor keluarga Lambert harus bersabar setahun lagi

Saat itu, korban (LL) bersama sopirnya berinisial A mengendarai mobil BMW warna putih.

Dalam perjalanan di sekitar Jalan Tundun Penyu Dipal, Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, tiba-tiba korban dihadang oleh dua unit mobil.

"Mobil pertama bermerk Alphard dengan memblokir jalan dari depan, dan satu mobil lagi menghadang dari arah belakang," terang Ariasandy.

"Saat mobil dari depan keluar empat orang berpakaian hitam menggunakan tutup wajah atau masker dengan membawa senjata pisau, palu dan pistol," tambahnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X