Elon Musk dukung partai pendukung Neo Nazi? ternyata hormat ala Hitler di Capital One AS beri sinyal politik luar negeri sang CEO Tesla

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Kamis, 23 Januari 2025 | 00:03 WIB
Potret hormat Nazi yang ditunjukkan Elon Musk (kiri) di pelantikan Presiden AS Donald Trump, menjadi tanda kebangkitan kelompok buruh Jerman yang dibangun Adolf Hitler (kanan) (X.com/@elonmusk - YouTube.com/@BritishPatche)
Potret hormat Nazi yang ditunjukkan Elon Musk (kiri) di pelantikan Presiden AS Donald Trump, menjadi tanda kebangkitan kelompok buruh Jerman yang dibangun Adolf Hitler (kanan) (X.com/@elonmusk - YouTube.com/@BritishPatche)

Menilik berdasarkan catatan sejarah, berikut ini geliat Adolf Hitler saat dirinya membangun partai Nazi hingga menjadi diktator di Jerman.

Baca Juga: Pegawai Kemendiktisaintek akan laporkan Menteri Satryo ke DPR, akui direspons Titiek Soeharto: Bu Titik ingin ketemu saya

 

1. Mengubah Partai Buruh di Jerman menjadi Nazi

 

Dilansir dari Britannica, pasca Perang Dunia I berakhir, Jerman sebagai pihak yang kalah dalam pertempuran mengalami gejolak politik yang hebat.

Situasi itu melahirkan frustasi dan semakin menguat semangat nasionalisme-rasis di kalangan warga Jerman. 

Kelompok nasionalisme-rasis di Jerman itu sebenarnya muncul sejak akhir abad ke-19, saat itu masyarakat tengah ramai menyalahkan orang Yahudi atas kekalahan Jerman. 

Tidak sedikit juga yang menentang Republik Weimar, sebuah pemerintahan demokratis yang baru di Jerman dari Perjanjian Versailles.

Baca Juga: Istilah zonasi dan ujian di pendidikan dasar akan dihilangkan, Mendikdasmen beri bocoran ini

Pada tahun 1919, seorang nasionalis Jerman, Anton Dexler mendirikan sebuah Partai Buruh. 

Dexter superioritas bangsa Jerman di Eropa dan berani mengklaim masyarakatnya sebagai bagian dari ras Arya. 

Hitler kemudian bergabung dengan Partai Buruh Jerman pada pertengahan September tahun 1919, sebagai pemimpin propaganda.

Bersama Hitler, Partai Buruh Jerman perkembangan pesat dan anggotanya bertambah banyak. 

Baca Juga: Tanggapan Istana usai viral demo terhadap Menteri Satryo yang dinilai pemarah dan memukul ASN

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Sumber: Al Jazeera, Britannica

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X