4 Kontroversi soal Neo Nazi usai Elon Musk bergaya khas kelompok Hitler di momen pelantikan Presiden AS Donald Trump!

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Rabu, 22 Januari 2025 | 06:57 WIB
Potret gaya ala Nazi yang ditunjukkan Elon Musk dalam momen pelantikan Presiden Terpilih Amerika Serikat (AS), Donald Trump, pada Senin, 20 Januari 2025 (X.com/@elonmusk)
Potret gaya ala Nazi yang ditunjukkan Elon Musk dalam momen pelantikan Presiden Terpilih Amerika Serikat (AS), Donald Trump, pada Senin, 20 Januari 2025 (X.com/@elonmusk)

GENMILENIAL.ID - CEO SpaceX, Elon Musk menuai sorotan publik usai melakukan penghormatan ala fasis Jerman yang identik dengan partai Adolf Hitler, Nazi.

Dilansir dari The Guardian, penghormatan gaya ala Nazi yang dilakukan Elon Musk itu terjadi dalam momen pelantikan Presiden Terpilih Amerika Serikat (AS), Donald Trump pada Senin, 20 Januari 2025.

"Saya hanya ingin mengucapkan terima kasih karena telah mewujudkannya," ucap CEO Tesla sekaligus dewan penasihat Trump itu di Capital One Arena, Washington, pada Senin, 20 Januari 2025.

Tampak Elon Musk mengacungkan lengan kanan secara diagonal ke atas saat memberikan sambutannya dalam perayaan Trump sebagai Presiden AS.

Baca Juga: Pegawai Kemendiktisaintek akan laporkan Menteri Satryo ke DPR, akui direspons Titiek Soeharto: Bu Titik ingin ketemu saya

Kemudian, pemilik medsos X alias Twitter itu juga menepukkan tangan kanannya ke dada dengan jari-jarinya terbuka. 

Saat kerumunan bersorak meriah untuk Elon Musk dirinya memberikan hormat ala Nazi lagi dengan tangannya yang sedikit lebih rendah.

"Berkat Anda, masa depan peradaban akan terjamin. Berkat Anda, kita akan memiliki kota-kota yang aman, hal-hal mendasar dan kita akan membawa 'Doge' ke Mars," tuturnya sambil menepuk dada.

Di sisi lain, penghormatan ala Nazi yang dilakukan Elon Musk justru memicu kontroversi di kalangan warga Eropa, khususnya publik Jerman. Berikut ini ulasan selengkapnya.

Baca Juga: Istilah zonasi dan ujian di pendidikan dasar akan dihilangkan, Mendikdasmen beri bocoran ini

 

1. Mendukung partai di Jerman yang dicurigai Neo Nazi

Dalam kesempatan berbeda, Elon Musk pernah mengadakan live streaming bersama Alice Weidel selaku pemimpin partai Alternative for Germany (AfD) yang dicurigai sebagai pendukung Neo Nazi.

CEO SpaceX itu meminta warga Jerman untuk memilih AfD seraya mencemaskan kondisi yang 'buruk' di Jerman.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Sumber: The Guardian

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X