DPR minta pemerintah berikan pendampingan psikologis bagi para korban pelecehan seksual di Panti Asuhan Tangerang

photo author
Abdul Rouf, Genmilenial
- Minggu, 13 Oktober 2024 | 06:35 WIB
Potret Anggota DPR RI Arzeti Bilbina yang menyoroti kondisi psikologis korban pelecehan di Panti Asuhan Darussalam An-Nur, Tangerang, pada Jumat, 11 Oktober 2024. Simak kesaksian sang guru santri berikut ini.  (Dokumen HO Humas DPR RI)
Potret Anggota DPR RI Arzeti Bilbina yang menyoroti kondisi psikologis korban pelecehan di Panti Asuhan Darussalam An-Nur, Tangerang, pada Jumat, 11 Oktober 2024. Simak kesaksian sang guru santri berikut ini. (Dokumen HO Humas DPR RI)

"Relatif, anak-anak dari usia 8 tahun," jawab Hasan.

Berikutnya, Deddy menanyakan hal yang para korban alami dalam kasus pelecehan tersebut.

"Mereka (korban) diperkosa? disodomi? Berapa banyak?" ujar influencer itu melempar pertanyaan berikutnya kepada Hasan.

"Iya semacam itu, bahkan ada (korban) yang usianya 7 tahun," jawab sang guru dari para santri yang menjadi korban pelecehan tersebut.

Berikutnya, Hasan juga mengaku dirinya pernah menerima keluhan dari seorang santrinya yang mengutarakan keinginannya untuk pulang.

Akan tetapi, Hasan menyesalkan saat itu tidak menggali alasannya lebih dalam.

"Saya pernah tabayyun (konfirmasi) dari seorang santri, anak ini dari Maluku. Anak ini sama saya suka ngeluh, 'Ustaz saya ingin pulang'," ungkapnya.

"Saya kan nanya, 'ngapain di sini enak, fasilitasnya banyak', dia usianya 14 tahun, dia nggak pernah cerita," sambungnya.

Seiring waktu berlalu, dirinya lantas meminta bantuan pembina santri untuk membujuk santri asal Maluku tersebut untuk bercerita. 

"Akhirnya saya minta bantuan kakak pembina, akhirnya dia terbuka kalau setiap malam suka mendapat pelecehan," tutur guru santri itu.

"Pengakuannya sih sejak awal semenjak dia gabung, untuk tahunnya saya lupa," tandanya.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Abdul Rouf

Sumber: DPR RI, Deddy Corbuzier

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X