Ratusan Security BUMN PT PELNI diberhentikan secara paksa, Raja LAK Galuh Pakuan akan tempuh jalur hukum

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Jumat, 26 April 2024 | 22:40 WIB
Para Security BUMN PT PELNI lakukan dialog dengan Raja LAK Galuh Pakuan, Jumat 26 April 2024
Para Security BUMN PT PELNI lakukan dialog dengan Raja LAK Galuh Pakuan, Jumat 26 April 2024

Baca Juga: Asep Sucipto, terpilih jadi Ketua Pengda INI Kabupaten Subang periode 2023-2026

Sementara itu, Raja Galuh Pakuan, Rahyang Mandalajati Evi Silviadi SB mengatakan bahwa dirinya mengutuk keras sikap arogan direksi PT PELNI. 

Dengan tegas ia pun menyatakan siap untuk membantu para karyawan Security agar mendapat keadilan.

"Perlakuan PT PELNI ini sudah diluar batas, semena-mena dan tidak manusiawi! Pada prinsipnya, BUMN itu hadir bukan hanya mencari untung, tetapi juga membantu rakyat memberikan lapangan pekerjaan," ujarnya.

Ia pun menegaskan bahwa dirinya siap untuk membantu para security melalui jalur hukum dan akan melaporkan kasus tersebut ke Kejaksaan Agung.

"Ini persoalan serius, borok BUMN ini harus dibersihkan, telah terjadi pendzoliman, penyalahgunaan kekuasaan dan dugaan korupsi, kami akan tuntaskan," tandasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X