GENMILENIAL.ID - Pengurus Daerah Ikatan Notaris Indonesia (Pengda INI) Kabupaten Subang baru saja menggelar Konferensi Daerah di Laska Hotel Subang Pada Rabu, 24 April 2024.
Agenda rutin tiga tahunan tersebut bertujuan untuk memilih Ketua Pengda dan Anggota Dewan Kehormatan Daerah (DKD) INI dan pada gelaran tersebut, Asep Sucipto terpilih menjadi Ketua Pengda INI Subang periode 2023-2026.
“Nama saya Asep Sucipto, asli kelahiran Subang, saya sudah bertugas sebagai notaris selama 26 tahun, dari pak Harto turun, kebetulan SK saya turun bulan Juni tahun 1998, saya buka praktek Desember 1998,” kata Asep Sucipto.
“Pada saat itu memang ada reformasi ya, seluruh Indonesia diangkat semua, ada 3000 pada saat itu, padahal saya baru lulus tahun 1997, biasanya minimal kalau diangkat itu 5 tahun, untung aja ada transisi,” tambahnya.
Baca Juga: Jaga kondusifitas jelang Pilkada 2024, FKUB Subang akan gelar dialog moderasi beragama
Dalam kepengurusan Ikatan Notaris Indonesia, kata Asep, ada jenjangnya mulai dari pengurus pusat di Jakarta, provinsi hingga ke tingkat daerah yang ada di setiap Kabupaten dan Kota.
“Jumlahmya seluruh Indonesia itu kurang lebih ada 20.000 anggota, sedangkan untuk Jawa Barat kurang lebih 5.000 anggota,” ungkapnya.
Untuk di Kabupaten Subang, kata Asep anggota Ikatan Notaris Indonesia ada 164 anggota, namun pada saat Konferensi Daerah yang hadir ada sekitar 124 Notaris.
Pada pemilihan Ketua Pengda INI Kabupaten Subang, kandidat yang maju hanya ada dua calon dan Asep Suripto terpilih dengan mendapatkan 80 suara sedangkan lawan nya mendapatkan 36 suara.
“Program saya jelas, pertama ini konsolidasi buat kepengurusan saya biar solid,” ucapnya.
Kata Asep, pendidikan para notaris rata-rata Magister atau Strata 2, dan kebanyakan rata-rara dari Jabodetabek dan dari luar itu, kemudian setiap Kabupaten hanya ada satu organisasi notaris.
Ia juga menyampaikan bahwa profesi notaris bukanlah seorang PNS tapi pekerjaannya adalah menjalankan tugas negara.
“Notaris ini kan disebut pegawai negeri bukan, tapi kita menjalankan tugas negara karena cap yang dipakai juga itu lambang garuda, gak dapat gaji tapi honor kerjaan kita diatur oleh Undang-undang,” paparnya.
Artikel Terkait
Pendidikan sekolah perwira gelombang 1 telah dibuka, diikuti oleh 2.000 personel Bintara Polri
Halal bi halal Perumda TRS, Pj Bupati Subang sebut untuk bisa menambah PAD, pengelolaan BUMD harus profesional
APBD Subang Rp3,8 T, sedangkan anggaran pembangunan 30 persen, bisakah Subang bergerak menjadi daerah maju?
Usai kejar target PAD, Perumda TRS akan lakukan tiga hal ini, salah satunya perbaikan fasilitas untuk menunjang kerja pegawai
Reza Ferdian, Kasi Intel Kejari Subang baru, selain muda lelaki asal Surabaya ini juga ramah dan bersahabat dengan wartawan
Pendiri produk kecantikan Mustika Ratu, Mooryati Soedibyo dikabarkan meninggal dunia
Keluhan pasien saat dirawat, RS Hamori berikan klarifikasi dan akan silaturahim ke rumah keluarga pasien