Pengemudi dan penumpang perlu memastikan tidak ada bara rokok yang tertinggal, termasuk ketika kendaraan ditinggalkan setelah digunakan.
Pemeriksaan berkala untuk mengurangi risiko kebakaran
Kebakaran kendaraan dapat dipicu berbagai kondisi. Karena itu, tidak tepat jika setiap kejadian langsung dikaitkan dengan satu penyebab tertentu tanpa pemeriksaan teknis.
Pemilik mobil dapat mengurangi risiko dengan melakukan servis berkala, menghindari modifikasi kelistrikan sembarangan, serta segera memeriksakan kendaraan ketika muncul bau bahan bakar, kabel rusak, atau gejala panas berlebih.
Baca Juga: Antrean BBM Bali tutup akses Alfamart, pegawai bingung kejar sales lantaran pengunjung susah datang
Jika muncul asap atau api, utamakan keselamatan dengan menjauh dari kendaraan dan menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Jangan membuka kap mesin secara penuh ketika terdapat indikasi kebakaran di ruang mesin karena masuknya oksigen dapat memperbesar kobaran api. Hindari mencoba memadamkan api sendiri jika situasinya tidak aman.***
Artikel Terkait
Baterai mobil listrik sudah berumur, apakah biaya perbaikannya bisa lebih mahal dari nilai mobil bekas?
Mobil di atas 1.400 cc dilarang beli pertalite? Cek faktanya sebelum ke SPBU
Tak harus tua, 7 mobil bekas ini di bawah Rp100 juta
Cari mobil keluarga Rp100 jutaan? Ini pilihan MPV bekas dari tahun 2016 hingga 2022
Mobil bekas tahun 2020 ke atas tak selalu mahal, ada yang di bawah Rp100 juta
Viral supplier kirim 280 kg ayam ke SPPG pakai mobil bak terbuka, Chef Kumink singgung aturan cold chain BGN yang diabaikan
Mobil terbakar di TIS Square Tebet, api merembet ke kendaraan lain