"Di rumah anak saya, screen-nya adalah akuarium. Masukkanlah tokoh-tokoh supaya ikan-ikannya diberi nama. Jadi setiap pagi, bangun pagi, selalu ribut, minggu-minggu, hari-hari kita punya nama dan akuarium, tidak ada TV, tidak ada akses pada screen," tuturnya.
Menurutnya, anak-anak seharusnya diarahkan untuk berpikir dalam dan tidak terbiasa mengambil keputusan dalam waktu singkat.
"Karena mengambil putusan dalam durasi kurang dari 20 detik menjadi terbiasa mindless. Nah ini kan berbahaya," pungkasnya.***
Artikel Terkait
ESAI : Peran konten media sosial dalam sampaikan pesan kemanusiaan
Ramai kontroversi wasit Ahmed Al Kaf di media sosial, pengadil lapangan yang dinilai membuat Indonesia gagal menang melawan Bahrain
4 Aksi Vicky Prasetyo di panggung debat yang dapat dukungan Jokowi hingga pernah bikin heboh jagat media sosial!
DPR RI minta batasan yang jelas terkait rencana pembatasan penggunaan media sosial untuk anak
Komdigi berencana beri batasan penggunaan media sosial untuk anak, ini usulan usianya
Awas salah info! beredar isu 109 ton emas palsu Antam di media sosial, ini fakta sebenarnya
Anak Ridwan Kamil ikut banjir dukungan dari warganet usai sang ayah mendadak viral di media sosial: Semangat Zara dan Bu Cinta!