Untuk mengurangi risiko terinfeksi HMPV, beberapa langkah pencegahan yang dapat diambil antara lain menjaga kebersihan pribadi, menjaga kebersihan lingkungan, memperkuat daya tahan tubuh, serta menghindari kontak dengan anak-anak, lansia, atau mereka yang memiliki daya tahan tubuh lemah.
Saat ini, belum ada pengobatan antivirus atau vaksin khusus untuk Human Metapneumovirus (hMPV), tetapi ada beberapa cara untuk membantu mengatasi gejala dan mencegah penyebaran virus ini:
- Perawatan suportif: Istirahat, menjaga tubuh tetap terhidrasi, dan mengonsumsi obat-obatan bebas seperti parasetamol bisa membantu mengatasi gejala seperti demam, nyeri, dan batuk.
- Dekongestan hidung: Semprotan atau tetes saline dapat membantu meredakan hidung tersumbat dan mempermudah pernapasan.
- Humidifier: Alat pelembap udara dapat membantu menenangkan saluran pernapasan yang teriritasi.
- Inhaler: Bisa membantu mengatasi masalah pernapasan seperti sesak napas atau batuk.
Baca Juga: Viral siswa di Gorontalo simpan makanan gratis untuk ibu: Di rumah tak ada nasi
- Semprotan kortikosteroid hidung: Dapat membantu meredakan tekanan di dalam hidung.
- Steroid: Dokter mungkin akan meresepkan steroid seperti prednison untuk membantu mengurangi peradangan.
- Kebersihan tangan: Mencuci tangan dengan sabun dan air selama minimal 20 detik adalah salah satu cara terbaik untuk mencegah penyebaran virus pernapasan.
- Hindari orang yang sakit: Jauhi orang yang sedang sakit.
- Tutup mulut dan hidung: Tutup mulut dan hidung saat bersin atau batuk, dan usahakan untuk batuk ke siku jauh dari orang lain.
- Gunakan tisu alkohol: Gunakan tisu alkohol atau pembersih tangan setelah bersin atau batuk ke tangan.
- Hindari permukaan yang sering disentuh: Hindari menyentuh permukaan yang sering disentuh seperti pegangan tangan atau gagang pintu.
Sebagian besar kasus hMPV bersifat ringan dan akan sembuh dengan sendirinya. Namun, beberapa kelompok orang lebih berisiko mengalami komplikasi, seperti:
- Bayi dan anak-anak, terutama yang lahir prematur
- Lansia
- Orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah, seperti penderita HIV/AIDS, kanker, atau yang sedang menjalani kemoterapi.***
Artikel Terkait
Jelang tahun ketiga pandemi COVID-19, tantangan dan harapan yang dihadapi manusia
KPK duga kasus korupsi APD Covid-19 di Kemenkes capai Rp625 Miliar
Mendalami kasus dugaan korupsi pengadaan APD Kemenkes di masa krisis covid 19, begini ‘Deal’ tiga orang tersangka
HMPV marak di China hingga muncul imbauan Kemenkes, akankah seperti Covid-19?
HMPV sudah masuk ke Indonesia, Menkes sebut anak-anak jadi korban dan begini gejalanya
Virus HMPV tidak bisa diobati, apa yang bisa dilakukan untuk mencegahnya?
Boros bisa memicu terjadinya masalah kesehatan mental, waspadai dampaknya pada diri sendiri