6 Dampak buruk marah bagi kesehatan salah satunya pada kesehatan mental

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Senin, 3 Juni 2024 | 02:47 WIB
Ilustrasi (Pixabay_Engin_Akyurt)
Ilustrasi (Pixabay_Engin_Akyurt)

Stres kronis akibat marah memicu pelepasan hormon stres yang bisa menekan respons imun tubuh, membuat seseorang lebih rentan terhadap infeksi dan penyakit.

Ini berarti, seseorang yang sering marah mungkin akan lebih sering sakit dibandingkan mereka yang mampu menjaga ketenangan emosional.

4. Masalah kesehatan mental

Marah yang tidak terkendali juga berdampak buruk pada kesehatan mental. Perasaan marah yang terus-menerus bisa berkontribusi pada perkembangan gangguan kecemasan, depresi, dan masalah tidur.

Baca Juga: Pilkada Subang, Beni Rudiono sebut ormas PS netral, saat ini fokus di kesekretariatan dan rencana buat rumah singgah gratis bagi pelajar dan mahasiswa

Selain itu, hubungan sosial yang terganggu akibat perilaku marah dapat memperburuk kondisi mental seseorang, menciptakan lingkaran setan yang sulit diatasi.

5. Dampak pada kesehatan pernapasan

Marah juga bisa memengaruhi sistem pernapasan, terutama pada individu yang memiliki kondisi seperti asma.

Emosi yang intens dapat memicu serangan asma atau memperburuk gejala pernapasan lainnya.

Ini disebabkan oleh peningkatan laju pernapasan dan penyempitan saluran napas yang terjadi saat seseorang marah.

Baca Juga: Imas Aryumningsih dan H. Ating Rusnatim hadiri pelantikan sayap Pejuang Siliwangi dan 5 struktural DPAC baru, ini kata Beni Rudiono

6. Penyebab sakit kepala dan migrain

Kemarahan yang tidak terkontrol sering kali dikaitkan dengan sakit kepala dan migrain.

Peningkatan tekanan darah dan ketegangan otot akibat marah dapat memicu sakit kepala tegang atau bahkan migrain yang menyakitkan.

Orang yang sering marah mungkin juga mengalami nyeri otot di leher dan bahu sebagai akibat dari ketegangan emosional.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X