RA Kartini, suarakan emansipasi wanita di tengah tatanan tradisional, ini yang diperjuangkanya

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Minggu, 21 April 2024 | 21:15 WIB
RA Kartini  (Instagram )
RA Kartini (Instagram )

GENMILENIAL.ID - Pada awal abad ke-20, di tengah gemuruh perubahan sosial dan politik, seorang perempuan Jawa bernama Raden Ajeng Kartini menorehkan jejak yang tak terlupakan dalam sejarah Indonesia.

Dikenal sebagai pahlawan nasional, Kartini memperjuangkan hak-hak perempuan dan pendidikan bagi mereka di zaman ketika perempuan masih terkekang oleh tradisi patriarki.

Pendidikan sebagai kunci emansipasi

Salah satu perjuangan utama Kartini adalah hak atas pendidikan bagi perempuan.

Ia menyadari bahwa pengetahuan adalah kunci untuk membebaskan diri dari belenggu tradisi dan ketidakadilan gender.

Baca Juga: Atlet voli Indonesia, Yolla Yuliana berpesan agar para perempuan bijak gunakan hak emansipasi

Dengan gigih, Kartini berjuang untuk memberikan kesempatan pendidikan yang setara bagi perempuan, membebaskan mereka dari keterbatasan yang dikenakan oleh masyarakat pada masa itu.

1. Menentang praktik perkawinan dini

Kartini juga menentang praktik perkawinan dini yang merenggut masa kecil dan kesempatan pendidikan anak perempuan.

Ia menyuarakan pentingnya memberikan kesempatan kepada perempuan untuk berkembang secara pribadi sebelum memasuki institusi perkawinan.

Pemikiran ini kontroversial pada masanya, namun Kartini tetap teguh memperjuangkannya.

Baca Juga: Peringati Hari Kartini, Menteri PPPA ajak perempuan Indonesia teladani perjuangan RA Kartini

2. Merintis jalan bagi kemandirian ekonomi perempuan

Tak hanya memperjuangkan pendidikan dan hak-hak perempuan, Kartini juga berupaya membuka jalan bagi kemandirian ekonomi perempuan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X