Menurutnya, lembaga pendidikan perlu kembali mengintegrasikan tiga pilar pemikiran Islam klasik agar tetap relevan dengan zaman. Sementara itu, murid juga harus membuka hati dan berbenah diri.
“Pendidikan Islam sejatinya adalah pertemuan antara hati yang bersih, nalar yang jernih, dan sistem yang terbuka terhadap perubahan,” ujarnya.***