3. Tidak memperlihatkan alat potong dan hewan lain
Alat potong sebaiknya tidak diperlihatkan di depan hewan yang akan disembelih, dan penyembelihan tidak dilakukan di hadapan hewan lainnya.
Baca Juga: Soal surat pemakzulan Gibran dari FPP TNI, HNW: Sudah sampai ke MPR tapi proses masih panjang
Hal ini merupakan bentuk kasih sayang terhadap makhluk Allah SWT.
Bagi yang mampu, dianjurkan menyaksikan langsung penyembelihan hewan kurbannya.
Bahkan, lebih utama jika laki-laki menyembelih sendiri, sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW.
Sebelum disembelih, hewan kurban juga harus diperiksa oleh petugas atau dokter hewan untuk memastikan kesehatannya dan kelayakan konsumsi.
4. Menjaga kebersihan dan keamanan lokasi
Penyembelihan dianjurkan dilakukan di tempat bersih dan aman, seperti rumah potong hewan (RPH) atau lokasi yang disiapkan oleh panitia.
Baca Juga: Rayakan Idul Adha dari tahanan, Nikita Mirzani berkurban 6 ekor sapi yang dikirim ke berbagai daerah
Lingkungan harus dijaga dari pencemaran dan penyebaran penyakit.
Alat penyembelihan harus steril, dan penanganan daging serta jeroan perlu dilakukan dengan prosedur higienis.
Daging sebaiknya dibungkus dengan plastik khusus makanan, dipisahkan dari jeroan untuk menjaga kualitasnya.
Dengan memperhatikan adab dan sunnah dalam penyembelihan hewan kurban, ibadah kurban bukan hanya menjadi simbol pengorbanan, tetapi juga menjadi amal yang berkualitas di hadapan Allah SWT.***