khazanah

Puasa Arafah dilaksanakan Kamis, 5 Juni 2025: Ini niat dan hadis yang dianjurkan

Rabu, 4 Juni 2025 | 23:12 WIB
Ilustrasi puasa (Freepik/freepik)

GENMILENIAL.ID - Puncak ibadah haji akan berlangsung pada Kamis, 5 Juni 2025 bertepatan dengan 9 Zulhijjah, saat para jemaah melaksanakan wukuf di Padang Arafah.

Di waktu yang sama, umat Muslim yang tidak berhaji disunnahkan untuk menjalankan puasa Arafah.

Puasa Arafah adalah puasa sunnah yang memiliki keutamaan besar.

Baca Juga: Tanazul batal diterapkan, jemaah haji Indonesia tetap mabit di Mina

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Qatadah, Rasulullah SAW bersabda, “(Puasa hari Arafah itu) menghapus dosa-dosa satu tahun lalu dan satu tahun yang akan datang,” (HR jemaah ahli hadis kecuali al-Bukhari dan at-Tirmizi).

Hadis lain dari Imam Muslim menyebutkan, “Puasa hari Arafah, aku berharap kepada Allah agar menjadi penebus (dosa) setahun sebelumnya dan setahun sesudahnya,” (HR. Muslim No.197).

Niat puasa Arafah

Niat puasa Arafah bisa dibaca pada malam hari sebelumnya, yakni Rabu malam, 4 Juni 2025, atau hingga sebelum zawal (masuk waktu dzuhur) pada Kamis, 5 Juni 2025.

Baca Juga: Negosiasi Kemenag RI berhasil, Klinik Kesehatan Haji Indonesia kembali beroperasi di Makkah

Niat pada malam hari:
“Nawaitu shauma Arafata sunnatan lillahi ta’ala”
Artinya: “Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah ta’ala.”

Jika niat dilakukan di siang hari:
“Nawaitu shauma hadzal yaumi ‘an ada’i sunnati Arafah lillahi ta‘ala”
Artinya: “Saya berniat puasa sunnah Arafah hari ini karena Allah SWT.”

Selain menahan lapar dan dahaga, puasa Arafah juga dianjurkan untuk diisi dengan amalan ibadah seperti memperbanyak doa, dzikir, dan amal saleh lainnya.***

 

Tags

Terkini