Pada Jumat 13 Desember 2024 seminar akan dibuka oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Dr. H. Haedar Nashir yang menyampaikan khutbah iftitah mengenai urgensi Tafsir at-Tanwir bagi warga Muhammadiyah dan masyarakat luas.
Sesi seminar juga akan menghadirkan narasumber terkemuka seperti Prof. Dr. Muhammad Quraish Shihab dan Prof. Dr. Abdul Mu’ti dengan tema 'Metodologi Tafsir Al-Qur’an Kontemporer'.
Pada Sabtu 14 Desember 2024, dalam sesi lokakarya, peserta akan mengikuti panel forum yang membahas arah dan peta jalan penulisan Tafsir at-Tanwir ke depan.
Forum ini akan dipandu oleh para pakar Muhammadiyah, termasuk Prof. Dr. H. Syamsul Anwar, Dr. H. Hamim Ilyas dan Dr. H. Ustadi Hamsah dengan tema-tema strategis seperti urgensi mufasir di Muhammadiyah, filosofi metodologi Tafsir at-Tanwir, serta prosedur teknis penyajian tafsir tersebut.
Selain itu, akan diadakan parallel session untuk mempresentasikan dan merevisi naskah tafsir peserta sesuai masukan dari para ahli.
Baca Juga: Prabowo tegaskan PPN 12 persen hanya untuk barang mewah: Kita tetap lindungi rakyat kecil
Pada Ahad 15 Desember 2024, Konferensi Mufasir Muhammadiyah ini akan mengadakan Sidang Pleno Mufasir yang bertujuan untuk merangkum dan menyampaikan hasil diskusi dari sesi-sesi paralel.
Dalam sidang ini, peserta akan mendapatkan panduan yang lebih jelas mengenai langkah-langkah lanjutan dalam penyusunan Tafsir at-Tanwir.
Setelah itu, seluruh rangkaian acara akan ditutup secara resmi dengan harapan besar bahwa konferensi ini menjadi titik awal percepatan penyelesaian Tafsir at-Tanwir yang komprehensif dan sistematis.***