Dakwah mengajak, bukan mengejek
Pendekatan dakwah yang disoroti Anwar Abbas tersebut menjadi bagian dari gambaran mengenai sosok KH Miftachul Akhyar dalam menjalankan peran keumatan.
Nilai kesejukan, dialog, dan pendekatan persuasif dinilai terlihat dalam berbagai pidato serta ceramah yang disampaikan Kiai Miftach.
Pesan tersebut juga sejalan dengan semangat merangkul yang menjadi amanat AHWA setelah dirinya kembali terpilih sebagai Rais Aam PBNU.
Perhatian pada ekonomi umat
Selain persoalan dakwah, Anwar Abbas turut menyoroti perhatian KH Miftachul Akhyar terhadap kondisi ekonomi umat.
Baca Juga: Langit merah membara karena api, kebakaran besar melanda tumbang nusa Kalteng
Menurut Anwar, Kiai Miftach memiliki perhatian terhadap keadaan ekonomi umat yang secara makro masih lemah.
"Karena menurut sang kiai, jika umat tidak bisa memperkuat dirinya dalam bidang ekonomi dan bisnis maka kita umat Islam akan terpuruk sehingga kita tidak akan bisa menghambat dan mencegah terjadinya kemunduran umat," papar Anwar.
Perhatian terhadap penguatan ekonomi tersebut juga disampaikan KH Miftachul Akhyar dalam Khutbah Iftitah pada pembukaan Muktamar Ke-35 NU.
Dalam khutbah tersebut, penguatan ekonomi dikaitkan dengan kemampuan umat dalam menegakkan amar ma'ruf nahi munkar.
Baca Juga: Kang Rey siapkan tes urine ASN Subang, terlibat narkoba dan judol bakal disanksi tegas
Ia juga mendorong pemerintah untuk menegakkan kedaulatan ekonomi serta menjadikan ekonomi kerakyatan sebagai landasan pembangunan nasional.
Anwar Abbas sampaikan ucapan selamat
Artikel Terkait
NU diminta jadi pilar pembangunan Subang, Sekda Asep Nuroni tekankan sinergi
Resmi berhentikan Gus Yahya dari kursi ketum, Rais Aam PBNU disebut akan ambil alih kekosongan jabatan
Gus Yahya copot Gus Ipul dari kursi Sekjen PBNU, polemik internal kian memanas
Rais Aam PBNU tegaskan Gus Yahya tak lagi menjabat ketua umum dan umumkan pembentukan TPF
Mahfud MD sindir konflik internal NU: Bukan PBNU lagi, tapi sudah mirip PTNU
Bupati Subang kukuhkan pengurus Panglima Santri di Harlah ke-100 NU, tegaskan kolaborasi ulama dan umara
Profil Gus Kikin yang terpilih jadi Ketum PBNU: Cicit ulama pendiri NU, pengasuh Ponpes Tebuireng