karir-bisnis

Daya cuma mentok 65 persen dan kecepatan drop, pemilik Jaecoo J5 bagikan pengalaman hadapi turtle mode

Senin, 19 Oktober 2026 | 21:42 WIB
Baru 4 bulan Jaecoo J5 bermasalah (Cielbert Gunawan)

"Pemakaian normal sih. Kalau di tol biasa paling maksimal 100 km/jam, kalau lagi sepi banget 120 km/jam tapi itu jarang," jelasnya.

Ia mengaku belum mengetahui apakah kerusakan sensor BMS tersebut tergolong lazim atau merupakan kejadian yang jarang ditemukan.

Pasalnya, menurut penuturannya, pihak bengkel menyebut kendala tersebut sebagai kasus baru yang belum pernah mereka tangani sebelumnya.

Baca Juga: BGN copot korwil yang cambuk kepala SPPG, proses hukum tetap berjalan

"Gak tahu juga ya kerusakan sensor normal atau tidak, soalnya Jaecoo Pluit bilang ini kasus baru dan bengkel mereka belum pernah handle," ungkapnya.

Pengalaman ini menjadi salah satu contoh tantangan penanganan kendala teknis pada kendaraan listrik yang masih berada dalam masa pemakaian awal.

Kecepatan diagnosis, ketersediaan komponen pengganti, dan kejelasan informasi kepada konsumen menjadi bagian penting dari layanan purna jual.

Meski demikian, satu pengalaman konsumen belum cukup untuk menyimpulkan bahwa kendala serupa merupakan masalah umum pada Jaecoo J5.

Baca Juga: Jangan sampai terlambat! Pemutihan pajak kendaraan di sejumlah daerah segera berakhir

Penyebab teknis dan cakupan persoalan tersebut masih memerlukan penjelasan lebih lanjut dari pihak terkait.

Hingga berita ini disusun berdasarkan informasi yang tersedia, konfirmasi resmi dari pihak APM Jaecoo Indonesia mengenai kendala sensor BMS tersebut masih diupayakan.***

 

 

Halaman:

Tags

Terkini