Daya cuma mentok 65 persen dan kecepatan drop, pemilik Jaecoo J5 bagikan pengalaman hadapi turtle mode

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Senin, 19 Oktober 2026 | 21:42 WIB
Baru 4 bulan Jaecoo J5 bermasalah (Cielbert Gunawan)
Baru 4 bulan Jaecoo J5 bermasalah (Cielbert Gunawan)

Menurut Cielbert, saat dibawa ke bengkel, mobil tersebut baru digunakan selama empat bulan dengan jarak tempuh sekitar 9.000 kilometer.

Baca Juga: Kawasaki Versys 900 SE LT resmi diumumkan, usung mesin Z900 dan gaya aero edge!

"Mobil hanya bisa jalan 15-20 km/jam maksimal… Saya bawa ke bengkel Jaecoo Pluit, mereka bilang ini kasus baru dan belum pernah handle. Posisi mobil pemakaian 4 bulan (~9.000 km)," ungkapnya.

Mekanik sebut sensor BMS bermasalah

Saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Cielbert menyampaikan bahwa informasi awal dari mekanik mengarah pada kerusakan sensor Battery Management System (BMS).

"Info dari mekanik, sensor BMS rusak dan akan diganti," ujar Cielbert.

BMS merupakan sistem yang berfungsi memantau dan mengelola kondisi baterai kendaraan listrik.

Baca Juga: Menjajal racikan garang Ducati Desmo450 MX dan Factory, rajanya motocross berdaya 63,5 HP!

Namun, berdasarkan informasi yang tersedia, belum ada penjelasan teknis lebih lanjut mengenai penyebab kerusakan sensor pada unit milik Cielbert maupun kaitannya dengan munculnya turtle mode.

Dalam keterangannya pada 15 Oktober 2026, Cielbert menyebut mobilnya masih menjalani penanganan bengkel sejak 13 Oktober.

Saat itu, berdasarkan koordinasi dengan tim purna jual, pemeriksaan dan penggantian komponen dijadwalkan berlangsung hingga 17 Oktober 2026.

Belum ada informasi terbaru dalam keterangan yang tersedia mengenai hasil akhir perbaikan setelah jadwal tersebut.

Baca Juga: Kronologi peserta ITB Ultra Marathon 2026 meninggal, penyelenggara ungkap tak ada riwayat sakit

Pemakaian harian disebut berjalan normal

Cielbert juga menjelaskan bahwa selama empat bulan pemakaian, mobil digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dengan pola berkendara yang menurutnya masih wajar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X