GENMILENIAL.ID – Pengusaha nasional Garibaldi Thohir alias Boy Thohir membawa kembali modal investasi dari Australia ke Indonesia melalui keputusan bisnis Grup Adaro.
Melalui PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), grup usaha yang dipimpinnya melepas kepemilikan di Kestrel Coal Group dengan nilai transaksi sekitar US$700 juta setelah pajak atau setara kurang lebih Rp12,6 triliun.
Transaksi tersebut dilakukan pada Kamis, 1 Oktober 2025.
Baca Juga: Ledakan di Pakuwon Mall Surabaya, 41 bangunan terdampak dan 5 orang luka
Dana hasil divestasi itu selanjutnya menjadi tambahan kas perusahaan dan akan digunakan untuk sejumlah kebutuhan bisnis Grup Adaro di Indonesia.
Dana divestasi kembali ke Indonesia
Boy Thohir menyebut dana hasil pelepasan kepemilikan di Australia akan diarahkan untuk pengembangan bisnis di Tanah Air.
Selain itu, dana tersebut juga digunakan untuk pembayaran dividen dan pelunasan sebagian pinjaman grup.
Keputusan tersebut menunjukkan arah Grup Adaro dalam mengelola hasil investasi dari luar negeri.
Baca Juga: Detik-detik ledakan di Pakuwon City Surabaya, tembok ruko sampai jebol
Modal yang diperoleh dari divestasi tidak hanya disimpan sebagai kas, tetapi kembali diarahkan untuk mendukung aktivitas usaha di Indonesia.
Bagi Boy Thohir, keputusan tersebut juga berkaitan dengan pandangannya terhadap keberadaan bisnis dan tanggung jawab pengusaha di Tanah Air.
“DNA kita memang yang di Indonesia. Baik buruknya, ini negara kita. Mau diapain? Ya sudah, apa yang kita bisa perbuat,” ujar Boy Thohir.
Pengalaman pandemi membentuk cara pandang