karir-bisnis

Strategi wealth global DBS berbuah manis, DBS Treasures catat lonjakan NPAT 289 persen YoY

Jumat, 19 Juni 2026 | 23:27 WIB
Perwakilan Bank DBS Indonesia memaparkan strategi wealth management berbasis insight global dalam acara Media Gathering Q2 2026 di Jakarta, Kamis 18 Juni 2026 (Dok. DBS Indonesia)

GENMILENIAL.ID – PT Bank DBS Indonesia melalui layanan DBS Treasures mencatat kinerja impresif di tengah volatilitas pasar global.

Hingga Mei 2026, Net Profit After Tax (NPAT) melonjak signifikan sebesar 289 persen secara tahunan (year on year/YoY), melampaui target anggaran sebesar 157 persen.

Capaian ini mempertegas posisi DBS Treasures sebagai salah satu layanan wealth management unggulan yang mampu bertahan dan tumbuh di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Baca Juga: Berkas perkara lengkap, polisi pastikan penangkapan Roy Suryo dan dokter Tifa sesuai ketentuan hukum

Strategi wealth management berbasis insight global

Consumer Banking Director PT Bank DBS Indonesia, Melfrida Gultom, menjelaskan bahwa perubahan perilaku nasabah affluent menjadi salah satu faktor pendorong transformasi strategi layanan.

“Dalam beberapa tahun terakhir, kami melihat perubahan perilaku nasabah affluent yang semakin signifikan terutama pada kondisi pasar yang dipengaruhi oleh ketidakpastian geopolitik dan volatilitas global,” ujarnya dalam siaran pers, Kamis 18 Juni 2026.

Menurutnya, DBS secara konsisten mengedepankan pendekatan wealth management berbasis insight yang objektif, komprehensif, dan relevan, serta dapat ditindaklanjuti sesuai kebutuhan masing-masing nasabah.

Baca Juga: Tren nugas di kafe, viral sekelompok mahasiswa di Bali bawa printer ke coffee shop

Pendekatan ini diperkuat oleh integrasi wawasan global dari Chief Investment Office (CIO) DBS, teknologi AI dan machine learning, serta peran aktif Relationship Manager dalam memberikan advisory yang personal.

Nasabah tumbuh, kepuasan tetap tinggi

Kinerja positif DBS Treasures juga tercermin dari pertumbuhan jumlah nasabah. Tercatat, jumlah nasabah dengan portofolio di atas Rp1 miliar meningkat 8 persen YoY, sementara revenue per customer naik 15 persen YoY.

Tak hanya itu, skor kepuasan nasabah juga terjaga tinggi di angka 4,5 dari skala 5. Hal ini menunjukkan bahwa strategi personalisasi layanan dan rekomendasi investasi yang tepat sasaran berhasil meningkatkan kepercayaan nasabah.

Baca Juga: Mayoritas Gen Z urus SKCK untuk lamar kerja, permohonan di Polres Subang tembus ratusan per hari

Halaman:

Tags

Terkini