Dana yang terhimpun disalurkan melalui berbagai program unggulan seperti Subang Cageur di bidang kesehatan, Subang Pinter di bidang pendidikan, Subang Bageur di bidang kemanusiaan dan sosial, Subang Singer di bidang pemberdayaan ekonomi, serta Subang Bener di bidang keagamaan.
Baca Juga: Sempat hilang kontak, oknum kiai cabul Ponpes Pati dikabarkan berhasil diringkus di Wonogiri
Pada program Subang Bageur, penyaluran bantuan mencapai Rp1.114.650.000 yang meliputi bantuan bencana alam, rumah tidak layak huni, ibnu sabil, hingga bantuan ekonomi.
Sementara Subang Pinter mencatat penyaluran untuk bantuan pendidikan siswa, sarjana, hingga magister.
Subang Singer juga dijalankan melalui berbagai kegiatan seperti sosialisasi ZIS, pengukuhan UPZ, literasi zakat, hingga pelatihan keterampilan masyarakat, termasuk rencana pelatihan bahasa Mandarin dan Juru Sembelih Halal (Juleha).
Raih opini WTP atas laporan keuangan
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Subang juga mengumumkan keberhasilan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan sebagai bentuk penguatan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.
Baca Juga: Terungkap peran 3 tersangka di kasus 2 PRT terjatuh dari lantai 4 kos Benhil
“Opini WTP ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga integritas dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Ahmad Sukandar.
Ia menegaskan ke depan BAZNAS Subang akan terus memperkuat inovasi program pemberdayaan serta menjadikan zakat sebagai instrumen pengentasan kemiskinan yang lebih efektif dan berkelanjutan.***