Sidak mendadak ke bank BUMN
Selain menuntaskan kewajiban negara, Purbaya menunjukkan gaya kepemimpinannya dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke bank BUMN.
“Saya muter-muter secara acak, biar mereka kapok! Saya akan cek bank-bank yang lain secara random,” ujarnya usai sidak ke Bank Negara Indonesia (BNI), Senin 29 September 2025.
Ia menyoroti dua hal utama: memastikan dana Rp200 triliun ditempatkan pemerintah benar-benar disalurkan dalam bentuk kredit produktif, serta tidak digunakan untuk menimbun dolar yang bisa melemahkan rupiah.
Penempatan dana Rp200 triliun
Sebelumnya, pemerintah memindahkan Rp200 triliun dari Bank Indonesia ke lima bank pelat merah sejak 12 September 2025.
Rinciannya, BRI, BNI, dan Mandiri masing-masing Rp55 triliun, BTN Rp25 triliun, dan BSI Rp10 triliun.
Langkah ini diharapkan mempercepat pemulihan ekonomi lewat penyaluran kredit produktif ke masyarakat.***