GENMILENIAL.ID - Pj. Bupati Subang, Dr. Imran menyoroti peran media dalam mengawal perkembangan Subang yang saat ini sedang berada pada fase transisi dari sebuah kawasan agraris menjadi kawasan industri.
Hal tersebut ia sampaikan pada puluhan jurnalis media online, cetak ataupun televisi yang selama ini bertugas di Kabupaten Subang pada kegiatan 'Ngopi Bareng Media' yang diselenggarakan bagian Prokompim Sekda Kabupaten Subang di Cafe HD Pulle, Jumat, 6 Desember 2024.
Sesditjen Politik dan PUM Kemendagri itu juga memberikan apresiasi kepada para awak media yang selama satu tahun kepemimpinanya turut mendukung dalam upaya pembangunan di Kabupaten Subang.
“Saat ini Subang menjadi perhatian banyak investor. Kita harus siap menghadapi perubahan ini," kata Dr. Imran.
"Saya harap teman-teman pers terus mengawasi proses ini, memastikan agar transformasi yang terjadi tetap berjalan dengan baik dan memperhatikan kepentingan masyarakat,” sambungnya.
Dalam proses mengawal perubahan tersebut, terutama dengan hadirnya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Wahana Patimban dan Smartpolitan yang akan membawa investasi hingga Rp200 triliun dan diproyeksikan akan menciptakan 200 ribu lapangan pekerjaan, diperlukan kesiapan SDM lokal di Kabupaten Subang.
Maka dari itu, lelaki asal Aceh tersebut juga berupaya untuk menjalin kerjasama dengan pihak swasta dan lembaga pendidikan, bahkan kata Dr. Imran, pihak Suryacipta telah berkomitmen untuk mendirikan SMK berbasis industri.
“Kawasan industri seperti Suryacipta telah berkomitmen mendirikan SMK berbasis industri. Anak-anak SMK kelas 1 dan 2 nantinya akan mendapatkan pendidikan yang relevan di Cipeundeuy," kata Dr. Imran.
"Selain itu, Politeknik Subang (Polsub) dan ITB Bandung juga akan mendukung peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal. Saya berharap anak-anak Subang dapat memanfaatkan afirmasi pendidikan ini dengan sebaik-baiknya,” tambahnya.
Dr. Imran juga meminta agar pers di Kabupaten Subang terus mengawal proses keberlanjutan pembangunan yang ada di Kabupaten Subang.
“Saya meminta teman-teman pers untuk mengawal rencana strategis di tahun 2025, baik jangka menengah maupun jangka panjang," ucap Dr. Imran.
"Apalagi, Subang sedang mempersiapkan diri menghadapi bonus demografi dan transformasi ekonomi menuju tahun 2045,” tambahnya.***