Program tersebut diharapkan dapat membantu mobilitas driver sekaligus menjadi ruang istirahat yang aman dan nyaman.
Baca Juga: Dorong ketahanan ekonomi masyarakat, IFG hadir di Jogja Financial Festival 2026
Aspirasi ojol: Kesejahteraan di tengah industrialisasi
Audiensi ini dihadiri 24 perwakilan dari 33 komunitas transportasi online di Subang. Mereka menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari dukungan regulasi hingga fasilitas penunjang.
Pembina Paguyuban Transportasi Online Subang Raya, Megi Akbar Setiawan, menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam meningkatkan taraf hidup driver.
“Ada perbaikan taraf hidup untuk teman-teman ojol, di tengah perkembangan industrialisasi di Subang,” ujarnya.
Ia juga mendorong agar rencana rumah singgah dapat segera direalisasikan demi mendukung aktivitas para pengemudi.
Peran pemerintah daerah dipertegas
Sementara itu, Ketua Paguyuban Transportasi Online Subang Raya, Sri Wahyono, mengapresiasi respons pemerintah daerah terhadap aspirasi para driver.
Ia berharap, berbagai usulan yang disampaikan dapat segera ditindaklanjuti.
“Terima kasih kepada Bupati Subang, semoga semua yang kami sampaikan dapat terealisasi,” tuturnya.
Audiensi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku transportasi online, sekaligus menjawab tantangan kesejahteraan di era digital.***
Artikel Terkait
Viral pesepeda diduga diintimidasi oknum driver ojol di Jakarta Pusat, HP nyaris dirampas
Ojol kamtibmas jadi mitra strategis polisi, satu driver Subang diganjar umrah
Driver ojol di Sarinah tawarkan ongkos Rp5 ribu, kisah HP terlindas dan dijambret bikin penumpang tersentuh
Viral cerita haru penumpang ojol di malam Lebaran, beri THR hingga tak kuasa menahan tangis
Viral driver ojol diduga rekam wanita tanpa izin di mall Palembang, video disebut dikirim ke grup WA
Driver ojol di Bandung ajak siswi SD ke kos, kini diamankan polisi
Dasco pastikan potongan aplikator ojol turun jadi 8 persen, status pengemudi masih dikaji