Sementara itu, Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) FEB UI menilai Indonesia dapat belajar dari kebijakan Brasil dalam menjalankan program makan sekolah nasional (PNAE).
Melalui unggahan di akun Instagram resminya, LPEM menyebut Brasil mewajibkan 30 persen anggaran makan sekolah dialokasikan untuk membeli bahan pangan langsung dari petani lokal.
“Ini langkah nyata menuju ketahanan pangan dan keberlanjutan,” tulis LPEM FEB UI.
Model ini, menurut LPEM, tidak hanya memastikan ketersediaan bahan pangan segar, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.
Inspirasi dari enam negara
Selain Brasil, LPEM FEB UI juga menyoroti praktik baik dari Thailand, Kamboja, Laos, Amerika Serikat, dan Jepang, yang menyesuaikan pola makan sekolah sesuai potensi lokal masing-masing.
Baca Juga: Kang Rey resmikan jalan Rp1,8 miliar di Pusakajaya, lanjut Saba Desa dan main bola bareng warga
Beberapa negara menekankan penggunaan bahan segar, penguatan dapur sekolah, hingga kemitraan dengan penyedia layanan masak profesional.
“Setiap negara punya model berbeda, tapi tujuannya sama: memastikan asupan gizi cukup dan menggerakkan ekonomi lokal,” tulis LPEM FEB UI.
LPEM menegaskan, keberhasilan program seperti MBG tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran, melainkan sejauh mana rantai pasoknya benar-benar melibatkan produsen dalam negeri.***
Artikel Terkait
Ancaman dana MBG tak terserap bakal ditarik Menkeu, Kepala BGN yakin Rp71 triliun habis di akhir 2025
Prabowo puji kepala BGN kembalikan Rp70 triliun anggaran MBG: Ini sejarah, pejabat kembalikan uang ke negara
10 Ribu anak jadi korban keracunan MBG, pemerintah tutup 106 dapur: Saatnya orang tua ikut siapkan makanan sekolah?
Polres Subang gelar uji coba dan pengecekan SPPG, pastikan kualitas dan keamanan pangan MBG
Janji insentif Rp5 juta untuk SPPG bikin konten positif MBG ternyata hanya candaan, BGN luruskan pernyataan Nanik S. Deyang
Ratusan siswa diduga keracunan MBG di Gunungkidul, Bupati tegaskan: Pakai hati dan perasaan!
Istana tegaskan Tim Koordinasi MBG bentukan Prabowo untuk dukung BGN, bukan gantikan peran