Fauzi menambahkan, program ini sudah memasuki angkatan ketujuh. Dari pelatihan sebelumnya, sekitar 70 persen alumni telah terserap oleh industri, seperti PT Eco Paper Indonesia, PT SUAI, dan PT Meiloon.
Sementara beberapa lulusan juga tengah menjalani proses rekrutmen di PT BYD.
“Harapan kami, para peserta angkatan ketujuh ini juga bisa langsung diserap industri agar ikut menekan angka pengangguran di Kabupaten Subang,” pungkasnya.
Sebagai informasi, PT Visi Mahakarya Nusantara merupakan perusahaan jasa sertifikasi di bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang telah mendapat persetujuan resmi dari Kementerian Tenaga Kerja untuk menyelenggarakan pelatihan bersertifikat nasional.***
Artikel Terkait
Efisiensi anggaran ratusan miliar, Kemenag prioritaskan penyelenggaraan pelatihan dengan teknologi
Pj. Bupati Subang tandatangani MoU dengan PT. TKG Taekwang Indonesia dan PT. Evoluzione Tyres terkait kemitraan pelatihan dan penempatan tenaga kerja
Bupati Subang dukung program e-Vita, targetkan tekan pengangguran lewat pelatihan SDM
Promedia gelar CoreLab 2025 di kampus FISIP UNTIRTA, pelatihan content creator seru bareng mahasiswa Gen Z
Muskab ke-7 APINDO Subang: Dorong sinergi industri dan UMKM di era industrialisasi
APINDO Subang bidik sinergi UMKM dan industrialisasi, siapkan Balai Latihan Kerja untuk tenaga lokal
ARD kembali pimpin APINDO Subang, fokus kawal industrialisasi dan perkuat SDM lokal hadapi era digital