GENMILENIAL.ID – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah tidak akan berkompromi terhadap praktik curang yang merugikan petani.
Komitmen tersebut ia sampaikan dalam sambutan pada Dies Natalis ke-69 Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, Sabtu 13 September 2025.
“Satu kata, tindak tegas. Tidak boleh kompromi terhadap yang merugikan petani,” tegas Amran.
Mentan menjelaskan, pemerintah bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas), Kejaksaan Agung, dan Polri telah membentuk Satgas Pangan untuk mengawasi peredaran beras di pasar.
Baca Juga: IFG angkat semangat kolaborasi holding lewat Camaro Futsal Competition 2025
Hasil investigasi Satgas menunjukkan banyak penyimpangan pada kualitas, harga, hingga kemasan beras yang beredar.
- Dari 76 sampel beras medium, 88,24 persen tidak sesuai standar mutu, 95,12 persen melanggar HET, dan 21,66 persen beratnya tidak sesuai kemasan.
- Dari 136 sampel beras premium, 85,56 persen tak sesuai standar mutu, 59,78 persen melanggar HET, dan 21,66 persen berbeda berat dari keterangan di kemasan.
Amran menilai temuan ini ironis, sebab produksi padi nasional sedang mencapai titik tertinggi dalam 57 tahun terakhir dengan capaian 4,2 juta ton untuk stok beras nasional.
“Dengan produksi sebesar itu, tidak ada alasan pihak tertentu merugikan petani dan konsumen melalui praktik curang,” ujar Amran.
Satgas Pangan Polri kini telah memanggil produsen 212 merek beras yang diduga melakukan pelanggaran.
Pemerintah memastikan langkah hukum akan ditempuh agar ada efek jera dan perlindungan nyata bagi petani.***
Artikel Terkait
Kunjungi Subang, Mentan Amran paparkan 6 krusial masalah pertanian, yang paling utama soal kelangkaan pupuk
Pasca viral petani keluhkan sulit jual gabah ke BULOG, Menteri Amran bongkar ada celah mafia
Ingar petani keluhkan harga gabah, Menteri Amran ngaku pecat oknum BULOG yang ketahuan beli dari tengkulak
Mentan Amran bongkar pejabat Kementan masuk DPO kasus mafia pangan di hadapan DPR
Mentan Amran ajak petani muda bangkit, beber situasi ekspor-impor 5 sektor pertanian
Mendagri dan Mentan klaim harga pangan stabil di tengah tren penurunan inflasi nasional
Klaim stok aman, Mentan tegaskan Indonesia tak akan impor beras sampai akhir 2025