3 Prinsip investasi abadi Benjamin Graham: Warisan untuk investor modern

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Selasa, 26 Agustus 2025 | 18:31 WIB
Tokoh dalam bidang investasi nilai (value investing) terkemuka di dunia internasional, Benjamin Graham (X.com/MentalidadFeroz)
Tokoh dalam bidang investasi nilai (value investing) terkemuka di dunia internasional, Benjamin Graham (X.com/MentalidadFeroz)

Baca Juga: Viral, diduga anggota Polres Manokwari digerebek istri sah saat bersama dua wanita di kamar hotel

3. Kenali tipe value investing diri

Setiap investor punya gaya berbeda. Graham membaginya jadi dua:

  • Investor aktif (enterprising): rela riset mendalam untuk hasil di atas rata-rata.
  • Investor pasif (defensive): memilih strategi sederhana, misalnya berinvestasi pada indeks pasar.

Untuk investor pasif, Graham bahkan menyarankan membeli 30 saham dari indeks Dow Jones sebagai strategi aman, efisien, dan rendah risiko.

Baca Juga: Fenomena treatonomics: Labubu hingga tiket konser jadi ‘kemewahan kecil’ Gen Z di tengah krisis ekonomi

Relevansi untuk generasi kini

Meski prinsip-prinsip ini lahir puluhan tahun lalu, esensinya masih relevan bagi generasi sekarang, termasuk Gen Z yang mulai melek investasi.

Dengan disiplin, kesabaran, dan pandangan jangka panjang, Graham membuktikan pasar saham bukan sekadar tempat berspekulasi, melainkan wahana membangun kekayaan secara berkelanjutan.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X