Mengintip fenomena passion economy: Dari hobi jadi sumber cuan

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Minggu, 24 Agustus 2025 | 12:01 WIB
Ilustrasi seorang konten kreator yang menyalurkan hobinya hingga menjadi sumber keuntungan (Freepik.com)
Ilustrasi seorang konten kreator yang menyalurkan hobinya hingga menjadi sumber keuntungan (Freepik.com)

“Modal utama bukan uang, melainkan keberanian mengekspresikan diri,” tulis laporan tersebut pada Sabtu, 23 Agustus 2025.

Tren ini juga erat kaitannya dengan generasi muda, khususnya Gen Z. Generasi yang lahir di era digital ini tumbuh bersama media sosial dan memiliki kecenderungan kuat untuk menyalurkan kreativitas melalui platform daring.

Pandemi Covid-19 semakin mempercepat tren tersebut. Saat aktivitas beralih ke rumah, banyak anak muda menyadari bahwa pekerjaan tidak harus selalu terikat kantor.

Kini, perkembangan teknologi dan media sosial membuka peluang lebih luas.

Baca Juga: Tunjangan guru naik 2026, Kang Rey fokus wujudkan pendidikan unggul di Subang

Tidak harus menjadi selebritas besar, siapa pun dapat memonetisasi keterampilan dan minat mereka selama menghadirkan sesuatu yang unik dan konsisten.

Fenomena passion economy akhirnya tidak sekadar menjadi tren sesaat, melainkan mencerminkan cara baru generasi muda bekerja, berkreasi, dan membangun masa depan.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X