GENMILENIAL.ID – Salah satu merek deodoran ternama asal Denmark resmi mengakhiri operasionalnya di Indonesia.
Kabar tersebut diumumkan melalui akun resmi X @perspirex_id pada Senin, 4 Agustus 2025.
Dalam pernyataan resminya, pihak brand mengungkapkan bahwa keputusan tersebut diambil setelah menghadapi tekanan dari kampanye negatif dan serangan buzzer yang dinilai merusak reputasi mereka di pasar Indonesia.
Baca Juga: Budi Arie tanggapi kelakar Prabowo soal PSI atau Gerindra: Kami tegak lurus ke Presiden
“Banyak orang merasa lebih percaya diri lewat solusi antiperspirant yang terbukti,” tulis akun tersebut.
Namun mereka mengaku terseret dalam persaingan bisnis tidak sehat yang melibatkan overclaim dari kompetitor, serta serangan reputasi yang dilakukan oleh buzzer.
“Banyak brand mulai overclaim, beberapa menjatuhkan lewat black campaign. Buzzer digunakan untuk merusak reputasi,” jelas pernyataan tersebut.
Mereka menyebut sudah berupaya bertahan, namun akhirnya memilih mundur karena tekanan tersebut tidak kunjung mereda.
Baca Juga: Bos BGN pastikan skema MBG minim risiko korupsi: Gunakan virtual account dan audit ketat
“Kami tidak bisa lagi melanjutkan perjalanan ini,” tulis mereka dalam pernyataan perpisahan.
Keputusan hengkangnya brand ini pun memicu reaksi beragam dari warganet.
Banyak yang menyayangkan mundurnya produk yang dinilai efektif, sementara sebagian lain menyoroti kerasnya kompetisi bisnis di Indonesia yang dinilai tak sehat.***
Artikel Terkait
Darurat miras! Polres Subang musnahkan ribuan botol miras berbagai merek hasil sitaan dari Juni sampai Oktober
Dirintis sejak 1900-an? inilah sosok di balik merek cokelat ‘Snickers’ yang kini duduki peringkat top 30 orang terkaya di dunia
Mengenal Jogi Hendra Atmadja, konglomerat kaya raya berkat jualan es teh dan ciptakan banyak merek jajanan populer di Indonesia!
Netizen rujak Mr Bert usai terbukti berikan klaim palsu soal ransomware BRI, salah satunya dibilang buzzer
ESAI: Buzzer atau influencer bukanlah pers: Sebuah analisis
Operasi tiga pilar, Polsek Pagaden sita 101 botol miras berbagai merek
Menilik Pasar Otomotif Juni 2025: Whole sales melemah, merek China makin menanjak