Baca Juga: Kemenhub: KMP Tunu Pratama Jaya alami distress sebelum tenggelam di Selat Bali
Sementara itu, Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi, menyambut baik kehadiran ALMAZ sebagai bagian dari penguatan ekonomi lokal sekaligus representasi kuliner khas Saudi Arabia di Subang.
“Alhamdulillah, ini kebanggaan. Bukan hanya makanannya yang khas, tapi juga karena manfaatnya nyata bagi masyarakat. Karyawannya warga Subang, keuntungannya disalurkan untuk warga, bahkan mendukung Palestina,” kata Agus.
Ia berharap ALMAZ Subang menjadi salah satu referensi kuliner baru yang strategis dan terus berkembang di tengah masyarakat.***
Artikel Terkait
Kerak telor, warisan kuliner Betawi yang terus hidup
Arsitek hingga influencer kuliner ramaikan event seru dari TEDxBandung ‘Kiwari’ yang ajak peserta selami makna earth, eat, dan art
Pelaku kuliner lokal bersyukur terlibat Makan Bergizi Gratis: Bisa pekerjakan masyarakat, pedagang sekitar
Ramai Food Vlogger Codeblue diboikot karena dianggap menjatuhkan bisnis kuliner, begini faktanya
Codeblu diduga lakukan pemerasan untuk hapus konten review kuliner, Chef Haryo Pramoe pernah beri peringatan: Pelanggaran kode etik
Mengenang Raminten: Sejarah dan warisan budaya kuliner sarat budaya dari almarhum Hamzah Sulaiman
6 Investor swasta gelontorkan Rp3,65 triliun ke IKN, dari kuliner hingga perhotelan internasional