Daya tarik Raminten tidak hanya pada konsep visual, tetapi juga menu makanan dan minuman yang khas serta kreatif.
Hidangan yang disajikan memadukan resep tradisional dengan presentasi modern yang menggugah selera:
- Sego Kucing: Versi eksklusif dari nasi kucing dengan porsi dan lauk yang lebih lengkap.
- Ayam Koteka: Ayam yang dimasak dalam wadah bambu seperti koteka khas Papua.
- Sego Gudeg: Gudeg Yogyakarta disajikan dengan cara modern.
- Maheso Selo Gromo: Daging sapi berbumbu rempah khas Jawa.
- Bebek Lombok Ijo: Olahan bebek pedas dengan sambal ijo menggoda.
- Tempe Mendoan: Camilan tradisional dengan tampilan menarik dan saus spesial.
Untuk minuman, Raminten menawarkan:
- Es Kacang Merah: Segar dengan campuran santan dan gula merah.
- Wedang Uwuh: Minuman hangat dari rempah-rempah khas Jawa.
- Es Perawan Tancep: Minuman dengan nama nyeleneh namun rasa menyegarkan.
- Teh Purwoceng: Teh herbal dengan khasiat kesehatan.
Filosofi dan warisan
Hamzah Sulaiman mendirikan Raminten bukan hanya untuk berbisnis, tetapi juga membawa misi pelestarian budaya.
Ia ingin Raminten menjadi ruang inklusif, tempat makan yang terjangkau dan bisa diakses semua kalangan, dari mahasiswa hingga wisatawan asing.
Dengan cara ini, ia memperkenalkan budaya Jawa secara langsung ke lidah dan hati pengunjung.***
Artikel Terkait
Dihadapan para pengusaha, Dr. Imran sebut pembangunan Subang tidak akan cukup jika hanya andalkan APBD dan ajak investor ciptakan peluang ekonomi
Bincang bisnis era digital di Kampus FISIP UNDIP Semarang, Promedia ajak para mahasiswa berani jadi pengusaha media
Hermanto Tanoko, pengusaha Surabaya yang masuk daftar orang terkaya dunia ini dulu gak mampu beli gundu di masa kecilnya
Kisah sukses Manoj Punjabi, pengusaha industri film dengan net worth mencapai Rp25,6 triliun versi Forbes 2024
Journalism 360 Promedia di Kota Medan siap digelar 22-23 Januari 2025: Mahasiswa hingga pengusaha media jangan sampai ketinggalan!
Kisruh tunggakan pembayaran hingga Rp1 miliar, pengacara mitra dapur MBG Kalibata klaim ada niat jahat dari salah satu oknum Yayasan MBN
Ikon legendaris Yogyakarta, Hamzah Sulaiman meninggal dunia, pemilik House of Raminten yang lestarikan budaya dari masa ke masa