Milenial dan Gen Z harus tau, ini gebrakan Kang Rey dalam atasi problem tenaga kerja di Subang: Siapkan sistem yang terintegrasi

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Senin, 24 Maret 2025 | 16:50 WIB
Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi (Kang Rey) saat ngopi dan bukber bareng media Subang, Minggu 23 Maret 2025
Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi (Kang Rey) saat ngopi dan bukber bareng media Subang, Minggu 23 Maret 2025

Baca Juga: Jasa pendamping diduga agar pendaki tidak nyasar di ladang ganja Semeru, BBTNBTS sebut untuk memberdayakan masyarakat

“Sekarang ini aneh ya, ada dulu seleksi administrasi baru wawancara, harusnya dibalik wawancara dulu baru administrasi, karena administrasi bukan hal yang urgent yang penting tau dulu, pihak perusahaan harus tau dulu isi kepala anak-anak ini apa?,” ungkapnya.

Setelah tau apa isi kepala anak-anak tersebiut, lanjut Kang Rey baru diminta soal administrasi seperti Ijaza, KTP, KK nya dan lain-lain.

“Jadi dibalik polanya dan nanti Dinas sendiri yang akan bertanggung jawab dan saya sendiri yang akan bertanggung jawab,” tegas Kang Rey.

Ia juga menyampaikan bahwa saat ini Pemerintah Daerah Kabupaten Subang sedang membuat aplikasi data yang dapat memonitor terkait kebutuhan dan kinerja pemerintah termasuk database soal tenaga kerja.

Baca Juga: Sidang isbat Idul Fitri dilakukan 29 Maret 2025, Kemenag beberkan alasan tak ada pantauan hilal di Bali

“Saya ingin membuat semuanya terintegrasi, seluruh perusahaan itu harus terintegrasi ketika melakukan rekrutmen itu harus satu pintu, sehingga kedepanya kitapun sudah bisa mempersiapkan,” jelasnya.

Terkait klasifikasi yang dibutuhkan perusahaan belum ada, Kang Rey pun menyebut bahwa Pemda Subang bersedia untuk membuat pelatihan bagi para calon tenaga kerja yang dibutuhkan perusahaan.

“Konsep saya kedepanya, ketika ada pabrik mau investasi di Kabupaten Subang kita akan data dan langsung tanya, butuhnya apa saja, kebutuhan tenaga kerjanya berapa, sambil mereka membangun gedungnya kita membangun sumber daya manusianya,” kata Kang Rey.

“Sehingga ketika bangunanya sudah berdiri kokoh, masyarakat kitanya sudah siap untuk bekerja disitu, karena apa? kalau kita tidak melatih anak-anak kitanya ujung-ujungnya yang kerja orang luar lagi,” tambahnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X